/
Senin, 29 Mei 2023 | 14:51 WIB
Mamat Alkatiri. ([Instagram])

Setelah Abdur Arsyad menjadi bahan perbincangan di dunia maya beberapa waktu lalu karena video 'penangkapannya' oleh polisi yang menjadi viral, kini giliran Mamat Alkatiri yang jadi sorotan.

Sebuah video baru beredar, yang menampilkan Mamat 'ditangkap'. Berikut detail ceritanya.

Kabar tentang 'penangkapan' Mamat Alkatiri ini pertama kali muncul dalam balasan tweet dari seorang netizen terhadap Arie Kriting.

Arie, yang merupakan suami dari Indah Permatasari, menanyakan apa yang tengah terjadi pada Mamat.

"Mamat Al Katiri kenapa lagi tuh?" tanya Arie Kriting di Twitter pada hari Senin (29/5/2023.

"Diciduk polisi bang soalnya materinya terlalu frontal, entah sedang dalam pengaruh apa ini," balas seorang netizen, yang menambahkan video yang menampilkan Mamat sedang 'ditangkap'.

Dalam video tersebut, Mamat Alkatiri tampak berada di atas panggung GJLS Show di Balikpapan bersama rekan-rekan komika lainnya, dan tampaknya sedang ditarik oleh beberapa orang berpakaian polisi.

“Dia bukan kriminal pak, bukan kriminal,” teriak Rigen dalam upaya membelanya.

Namun, beberapa orang tersebut tampaknya langsung meremas tangan Mamat ke belakang, seolah-olah dia hendak diborgol.

Baca Juga: Ngeri! Di Bekasi Aksi Pembacokan Terjadi pada Siang Hari, Saksi Mata: Korban Jatuh dari Motor Langsung Dicelurit

“Pasukan keluar,” seru Mamat saat dia tampaknya sedang dibawa ke belakang panggung.

Namun, ternyata video tersebut adalah bagian dari sebuah gimmick yang dilakukan oleh para komika di atas panggung.

Para netizen di Twitter pun ikut berpartisipasi dalam komentar mengenai gimmick yang dilakukan Mamat Alkatiri di panggung.

“Kabarnya ketangkep polisi bang, semoga aja bukan hoax,” kata seorang netizen, merespon tweet Arie Kriting. “Kasus materi mengandung sara bang,” tambah netizen lain.

“Gimmick nya gak abis-abis wkwk,” komentar seorang netizen mengenai aksi Mamat Alkatiri. “Paling lagi mabok terus nembak-nembak orang makek ak-47,” canda netizen lain tentang Mamat Alkatiri.

Load More