Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyebut dalam waktu dua hari ke depan akan ada partai politik yang akan mendeklarasikan dukungan kepadanya. Namun, ia masih merahasiakan identitas partai politik tersebut.
"Kita tunggu dalam dua hari ini akan mendapatkan beritanya," kata Ganjar usai menghadiri acara peresmian Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo Presiden 2024 di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2023).
Isyarat akan adanya parpol yang akan bergabung mendukungnya di Pilpres 2024 ini bukan kali pertama disampaikan Ganjar. Pada Sabtu (27/5/2023) lalu Ganjar sempat mengungkap hal serupa ketika bersilaturami ke Kantor DPW PPP Banten, Serang, Sabtu (27/5/2023).
Saat itu Ganjar menyampaikan ada parpol yang sudah membuka komunikasi untuk ikut bekerja sama dengan PDIP dan PPP mendukungnya di Pilpres 2024.
"Insyaallah sebentar lagi akan ada beberapa partai yang bergabung, mudah-mudahan. Makin banyak yang bergabung, Indonesia ini bisa kita kelola bersama-sama dengan gotong royong," kata Ganjar.
Di sisi lain, elektabilitas Ganjar dari hasil beberapa lembaga survei justru melorot disalip Prabowo. Terkait ini, Ganjar optimis akan elektabilitas akan bangkit lagi, terlebih, ia mengklaim sebelumnya selalu berada di posisi teratas.
"Saya pernah menduduki survei tertinggi, ketika kemudian ada turbolensi saya yakin kita sudah rebound. Mungkin sebentar lagi akan menang lagi. Apalagi konsolidasi sudah bagus," ujar Gubernur Jawa Tengah itu.
Diketahui, dari hasil survei terkini Litbang Kompas menyebutkan, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan teratas menyalip posisi dari bacapres PDIP Ganjar Pranowo.
Elektabilitas Prabowo dalam survei Litbang Kompas ini berada di angka 24,5 persen. Sementara Ganjar memperoleh angka di urutan kedua dengan 22,8 persen.
Baca Juga: 8 Fitur Baru Ini Bisa Diandalkan Demi Keamanan Pengguna WhatsApp
Adapun Anies Baswedan dalam survei ini hanya bercokol di urutan ketiga yakni dengan angka 13,6 persen.
Kemudian, secara tren elektabilitas Prabowo mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni dari 18,1 persen pada Januari 2023 menjadi 24,5 persen pada Mei 2023.
Sementara Ganjar mengalami penurunan elektabilitas, yakni dari 25,3 persen pada Januari 2023 menjadi 22,8 persen pada Mei 2023.
Adanya penurunan elektabilitas Ganjar ini diduga dilatarbelakangi sikap penolakannya terhadap kedatangan timnas Israel berlaga di Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Sementara itu, elektabilitas Anies secara tren cenderung mengalami stagnansi, dimana dari 13,1 persen pada Januari 2023 menjadi 13,6 persen pada Mei 2023.
Litbang Kompas menggelar wawancara tatap muka pada 29 April-10 Mei 2023. Survei tersebut memiliki responden sebanyak 1200 dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Rumah Aspirasi Relawan Diresmikan, Mardiono Siap Menangkan Ganjar Presiden 2024
-
Elektabilitas Ganjar Anjlok Disalip Prabowo, Piala Dunia U-20 Jadi Penyebab
-
Elektabilitasnya Disalip Prabowo di Survei Litbang, Ganjar: Mungkin Sebentar Lagi Akan Menang Lagi
-
Tekankan Pentingnya Menjiwai 4 Konsensus Dasar Bangsa, Kapolri: Tak Hanya Tekstual, Harus Diimplementasikan
-
Dukung Maju Pilpres 2024, Kelompok Relawan Milenial Jokowi di Solo Lukis Wajah Prabowo Subianto di Kain Batik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Dinkes Pasaman Barat: Total 25 Orang Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 3 Masih Dirawat
-
Tukarkan Kayu dengan Rasa, Rahasia Kuliner di Balik Megahnya Candi Jambi
-
Hapus Pesan Sebelum Pulang
-
Tata Tertib UTBK SNBT 2026 Wajib Dipatuhi agar Ujian Lancar
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade