Pegiat media sosial Dokter Tifa kembali memberikan pernyataan kontroversial. Ini setelah ia mengaku bosan dengan kepemimpinan hingga cara Presiden RI sekarang ini berpidato.
Melalui akun Twitternya @DokterTifa, ia bertanya kapan Indonesia akan memiliki presiden seperti sosok Soeharto.
Menurutnya, Presiden RI ke-2 tersebut memiliki karakter yang hebat, cerdas dan mumpuni. Ditambah sikap kenegaraan Soeharto yang dinilai Dokter Tifa mengagumkan.
"Ya Allah. Kapan lagi Indonesia punya Presiden sehebat, secerdas, semumpuni, dan senegarawan Pak Harto ya," cuit Dokter Tifa seperti dikutip Deli, Senin (5/6/2023).
Atas dasar itu, Dokter Tifa mendesak agar Presiden RI sekarang yang dipimpin Joko Widodo atau Jokowi segera diganti. Loyalis Anies Baswedan ini mengaku ingin memiliki presiden sekeren Soeharto.
"Udah bosen ya Allah, dengar Presiden pidato wat de tok tok petok kok. Ganti dong (presiden) yang seekselen (se-excellent/sehebat) ini. Amin," tambahnya.
Cuitan Dokter Tifa itu sontak langsung mendapatkan atensi besar dari warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah mendapatkan ribuan tanda suka dan ratusan komentar.
"Dek Tifa ini pas zaman orde baru pasti masih main becek-becekan diselokan ya," celutuk warganet.
"Insyaa Allah Dokter Tifa, akan tiba saat yang ditunggu, Anies Rasyid Baswedan jadi jawaban kerinduan," harap warganet.
Baca Juga: Doa Sujud Tilawah Sesuai Sunnah Lengkap Latin dan Artinya
"Semoga ke depan presiden Indonesia lebih hebat lagi dari Presiden Soeharto, alfatihah untuk beliau," tambah yang lain.
"Walaupun banyak kekurangannya, sejauh ini hanya 2 presiden Indonesia yang benar-benar kharismatik dan disegani kawan dan lawan. Pertama Soekarno, kedua Suharto. Belum tergantikan bahkan oleh anak-anak mereka," nilai warganet.
"Semoga akan tiba pemimpin seperti beliau adem ayem rasanya!" timpal lainnya.
"Bila hari ini zaman Pak Harto, maka orang kritis terhadap pemerintah seperti Anda, saya pastikan Anda sudah hilang," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Akui Pernah Dipinang Presiden PKS untuk Jadi Cawapresnya Anies; Jangan Saya, Nanti Malah Pecah
-
Survei SMRC: Dari Pemilih Kritis yang Tahu, Mereka Lebih Suka Ganjar Ketimbang Prabowo dan Anies
-
Bukan Cuma ke Denny Indrayana Saja, Mahfud MD juga Minta 'Jaga Tiket Nyapres Anies' ke Presiden PKS
-
Usai Cium Tangan Ganjar, Presiden Buruh Said Iqbal: Capres Lain Panik dan Baperan!
-
Ngemall Bareng Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Gaya Kasual Iriana Jokowi Bikin Salah Fokus: Segini Harga Tas Mewahnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh