Saga transfer Lionel Messi berakhir sudah, setelah memutuskan hengkang dari raksasa Prancis, Paris Saint Germain (PSG), La Pulga digadang-gadang bakal kembali lagi ke Barcelona.
Lionel Messi juga santer bakal hijrah ke klub Liga Arab Saudi, Al Hilal. Namun spekulasi itu terjawal pada Rabu (7/6/2023) malam tadi, megabintang asal Argentina itu dipastikan bakal merapat ke Inter Miami, salah satu klub MLS di Amerika Serikat.
Dengan bakat serta nama besarnya, Lionel Messi sang peraih Piala Dunia 2022, penyandang 7 Ballon d'Or itu tentu banyak didambakan klub-klub elite dunia. Al Hilal dengan dana fantastis awalnya digadang-gadang bakal merekrut Messi dengan tawaran Rp 1 miliar euro setahun atau setara dengan Rp 15 triliun!
Pada akhirnya, Messi memilih Inter Miami. Lantas apa yang ditawarkan Inter Miami? Menurut laporan Athletic, Messi akan menerima kompensasi yang luar biasa besar dari pendapatan Apple, selaku pemegang hak siar MLS. Selain itu, Messi juga akan menerima kompensasi dari Adidas, terkait kedatangannya ke MLS.
Namun tahukah Anda, Inter Miami yang dimiliki oleh legenda Manchester United, David Beckham itu kini tengah berada di dasar klasemen!
Sebagai informasi, Liga MLS Amerika Serikat kini tengah bergulir memasuki pekan ke-17. MLS sendiri dibagi menjadi dua wilayah, yakni Wilayah Timur dan Wilayah Barat. Dan Inter Miami berada di klasemen Wilayah Timur.
Hingga pekan ke-16, Inter Miami tengah berada di dasar klasemen Wilayah Timur dari 15 tim. Inter Miami berada di urutan 15 dengan lima kemenangan dan 11 kekalahan.
Klub itu terpaut dua poin dari Chicago Fire yang ada di peringkat 14. Sementara pemimpin klasemen MLS Wilayah Timur kini diduduki oleh Cincinnati.
Tak Ada Degradasi
Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Sinergi Archer di Magic Chess Mobile Legends
Namun Lionel Messi tak perlu khawatir timnya terdegradasi meski saat ini ada di dasar klasemen. MLS merupakan liga cukup unik dan berbeda dari liga-liga lain di dunia. Mereka tak punya sistem promosi atau degradasi!
Menyadur laman Goal, sepak bola Amerika Serikat tidak memiliki sistem promosi dan degradasi, menjadikan Major League Soccer (MLS) sebagai satu-satunya kompetisi teratas di dunia di mana klub tidak perlu takut untuk turun kasta.
Meskipun ada beberapa level dalam sistem sepakbola AS di bawah MLS, seperti United Soccer League (USL), klub-klub umumnya tidak diizinkan untuk berpindah antar level. Dan ketika mereka melompat, itu menjadi tim ekspansi MLS berdasarkan prestasi finansial, bukannya kinerja di lapangan.
Mengapa Tak Ada Promosi-Degradasi?
Ini dimulai dengan fakta bahwa beberapa dekade lalu tidak ada struktur sepakbola profesional yang mapan di AS. MLS membantu mengisi kekosongan dengan model bisnis yang memperlakukan setiap klub liga sebagai bagian dari satu entitas.
Struktur entitas tunggal tersebut telah membantu liga tumbuh dengan stabil selama dua dekade terakhir, berkembang dari yang awalnya 10 tim menjadi 29 tim yang akan tumbuh lebih banyak lagi di tahun-tahun mendatang.
Berita Terkait
-
5 Calon Pemain Bintang yang Berpeluang Bersinar di Musim Baru Liga Spanyol, No.1 Wonderkid Barcelona
-
Adidas dan Apple TV Diduga Punya Peran Besar di Balik Kepindahan Messi ke Inter Miami
-
Patah Hati Fans Barca, Lionel Messi Gabung Inter Miami dan Tolak Al-Hilal
-
Lionel Messi: Ada Pihak-pihak yang Tak Ingin Saya Kembali ke Barcelona
-
Sedih! Ini Alasan Lionel Messi Batal Pulang ke Barcelona
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026