Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap alasan pemerintah menggunakan jasa mandor bule atau pekerja asing di proyek IKN. Menurut Luhut, pemerintah terpaksa menggunakan mandor bule agar kualitas proyek-proyek IKN benar-benar berkualitas.
"Kualitas pekerjaan itu menjadi kunci. Oleh karena itu, saya sudah lapor Pak Presiden, pengawas itu kita dengan terpaksa, dengan segala hormat, kita pakai bule-bule untuk menjaga kualitas. Jadi jangan nanti Istana Presiden itu jadi tapi kualitasnya tidak bagus," ujar Luhut dalam rapat kerja dengan Banggar DPR RI, yang dikutip, Senin (12/6/2023).
Ketua Satgas Percepatan Investasi IKN ini mengatakan, pihaknya telah memiliki rencana pengembangan, skema insentif dan model bisnis, sampai status tanah yang akan ditawarkan ke para investor.
Luhut juga terus menjaga relasi dengan negara-negara yang telah komitmen investasi di IKN, mulai dari UEA, China, hingga beberapa timur tengah.
"Saya sudah pergi ke sana dua kali, melihat ini (IKN) dan kemarin di Singapura kita juga jualan mengenai ini dan mereka sangat antusias mau masuk. Dan kita berharap, bukan berharap, harus, 17 Agustus tahun depan kita bisa acara di sana," jelas dia
Kemudian, kata Luhut, harga lahan juga harus segera diindentifikasi. Sehingga, diperlukan taksiran harga untuk menghitung lahan di IKN.
"Setiap 6 bulan harga tanah itu akan berubah karena infrastruktur yang dibangun makin berkembang sehingga mereka harus menyesuaikan dengan itu," jelas dia.
Mantan Menkopolhukam ini juga memastikan, bahwa proyek IKN banyak diminati oleh investor asing. Misalnya, pengembang besar di Shenzen China yang akan masuk dalam proyek IKN.
Selain itu, investor Singapura juga berminat masuk membangun dan memajukan ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Baca Juga: Dokter Boyke Tegaskan Onani Itu Sehat Bagi yang Belum Menikah, Tapi Begini Aturannya
"Kemarin di Singapura, itu mereka apresiasi terhadap ini karena ini adalah green city, green capital pertama di dunia," imbuh Luhut.
Berita Terkait
-
Menko Luhut Beberkan Alasan Pakai Mandor Bule di Proyek IKN
-
Giliran Orang Dekat Luhut Bersaksi Di Sidang Haris-Fatia Hari Ini
-
Kilas Balik Pesan WhatsApp Jadi Awal Perseteruan Luhut vs Haris-Fatia: Debat Soal Saham
-
Said Didu Sindir Luhut Soal Janji Kereta Cepat Gratis Bagi yang Tinggal di Rel
-
Makna dari Istilah 'Lord' Luhut, Julukan yang Jadi Penyebab Haris Azhar Disidang
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan atas Afrika Selatan
-
Review Serial Messiah: Drama Thriller Provokatif tentang Iman dan Politik
-
Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui
-
Spanyol Full Team! Lamine Yamal dan Nico Williams Pulih dari Cedera
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
4 Shio yang Hoki 12 Juni 2026, Segalanya Diprediksi Berjalan Lancar