Polresta Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat menjerat pelaku pembunuhan siswi SMA asal Kabupaten Mamasa, yang jasadnya ditemukan di dalam sungai di kawasan Jalan Arteri Kabupaten Mamuju, dengan pasal berlapis.
"Pelaku pembunuhan siswi SMA berinisial HS dijerat pasal 338 KUHPidana dan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun," tegas Kasat Reskrim Polresta Mamuju Ajun Komisaris Polisi Jamaluddin, kepada wartawan di Mamuju, Rabu (14/6/2023).
Kasat Reskrim menyampaikan, motif pembunuhan yang dilakukan HS terhadap siswi SMA asal Kabupaten Mamasa berinisial HN (16), yakni karena kesal saat korban menolak ajakan pelaku untuk berhubungan layaknya pasangan suami istri.
"Pelaku kesal saat korban menolak diajak berhubungan badan sehingga HS kemudian mencekik leher siswi SMA itu hingga tewas. Pelaku kemudian membuang jasad korban di sungai di kawasan Jalan Arteri Mamuju," ujar Jamaluddin.
Sebelum terjadinya pembunuhan tersebut, kata Jamaluddin, pelaku menjemput korban di rumahnya di Kabupaten Mamasa menggunakan mobil pick up dengan alasan akan mengajak jalan-jalan dan makan di Kota Mamuju.
"Saat berada di Jalan Arteri Mamuju itulah pelaku memaksa korban melakukan persetubuhan di atas mobil tersebut tetapi korban menolak sehingga membuat HS kesal kemudian mencekik HS hingga tewas," terang Jamaluddin.
Pelaku sendiri, tambah Kasat Reskrim, berhasil ditangkap tim Resmob Polresta Mamuju di Pelabuhan Semayang Balikpapan Kalimantan Timur, pada Selasa (13/6).
"Kasus ini berhasil terungkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Pelaku yang sempat melarikan diri usai melakukan pembunuhan berhasil kami tangkap di Pelabuhan Semayang Balikpapan," tegas Jamaluddin.
Sebelumnya, yakni pada Senin siang (12/6) sekitar pukul 12. 30 WITA, warga Kabupaten Mamuju digegerkan dengan penemuan jasad wanita mengapung di Sungai di kawasan Jalan Arteri.
Baca Juga: Rekap Indonesia Open 2023 Day 2: 7 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua?
Dari informasi yang berhasil dihimpun pada Senin sore (12/6) menyebutkan, jasad wanita yang belakangan diketahui berinisial HN itu, meninggalkan rumahnya pada Minggu (11/6) bersama HS menggunakan mobil pick up.
Hingga akhirnya, pada Senin siang (12/6) sekitar pukul 12.30 WITA, jasad HN ditemukan di sungai di kawasan Jalan Arteri Kabupaten Mamuju. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
TOK! Ayah Yang Bunuh Anak di Depok Dituntut Hukuman Mati, JPU: Perbuatan Terdakwa Sangat Keji
-
Kronologi Mengerikan Siswi SMP di Mojokerto Tewas hingga Ditemukan dalam Karung
-
Keji! 5 Fakta Siswi SMP Mojokerto Dibunuh Lalu Diperkosa Teman Kelas: Pembunuhan Berencana Gegara Iuran
-
BIADAP! Jasad Siswi SMP Mojokerto Diperkosa 2 Kali Setelah Dibunuh Teman
-
Polisi Klaim Temukan Titik Terang Kasus Wanita Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Medan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
KRL ke Cikarang Belum Beroperasi, 25 Perjalanan KA Masih Terganggu
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?
-
3 Syarat Nathan Tjoe-A-On ke Eredivisie, Willem II Harus Lewati 3 Rintangan
-
Siapa Pemilik VinFast? Taksi Listrik Green SM Dituding Pemicu Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
5 Lipstik Ombre untuk Bibir Hitam, Pigmented dan Tahan Lama
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Jelang May Day di Semarang, Ahmad Luthfi Tekankan Kondusivitas Kunci Masuknya Investasi Rp110 T
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI