Beredar kabar pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, akhirnya terkena azab karena berani menduakan Allah.
Kabar itu dibagikan oleh akun YouTube Roda Politik lewat sebuah video pada 20 Juni 2023. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 2,5 ribu kali.
Dalam narasinya, akun ini mengabarkan jika Panji Gumilang terkena azab karena berani menduakan Allah.
Sedangkan sampul video atau thumbnail menujukkan foto yang dinarasikan Panji Gumilang sedang terbaring di ranjang rumah sakit dan sedang dioperasi sejumlah tenaga kesehatan.
Adapun narasi yang dibagikan akun YouTube Roda Politik sebagai berikut:
“MAMPUS BERANI MENDUAKAN ALLAH AKHIRNYA PANJI GUMILANG KENA AZAB??”
Sementara itu, narasi yang tertulis dalam thumbnail berikut ini:
“MAMPUS BERANI DUAKAN ALLAH AKHIRNYA PANJI GUMILANG KENA AZAB.”
Lantas benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Nikita Mirzani Colek Area Intim Komika Dicky Difie, Netizen Emosi: Itu Laki Udah Punya Istri Kan?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, narasi pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang terkena azab karena sudah berani menduakan Allah adalah kabar tidak benar.
Faktanya, isi video sama sekali tidak memberikan informasi kredibel memgenai Panji Gumilang terkena azab.
Sebaliknya, narator dalam video justru hanya membacakan narasi dari artikel yang dipublikasikan pekanbaru.tribunnews.com pada Sabtu (17/6/2023). Artikel yang dimaksud berjudul “Beginilah Rekam Jejak Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Pernah Dipenjara Karena Kasus Ini.”
Sementara itu, video itu juga hanya menjelaskan sederet kontroversi yang dilakukan Panji Gumilang selama memimpin Ponpes Al Zaytun. Tak terkecuali banyaknya penyimpangan yang juga turut dibahas.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Panji Gumilang akhirnya terkena azab karena telah berani menduakan Allah adalah kabar hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Bangunan-bangunan 'Aneh' di Dalam Pondok Pesantren Al Zaytun, Bahtera Nuh hingga Istana Beras
-
CEK FAKTA: Johnny G Plate Jatuh Sakit di Penjara dan Meninggal Dunia, Benarkah?
-
Cek Fakta: Putri Ariani Konser Deklarasi Dukung Anies Baswedan?
-
5 Fakta Panji Gumilang Diduga Bangun Kapal Bahtera 'Nabi Nuh', Punya Dermaga Khusus
-
Pernah Kaji Ponpes Al Zaytun Pada 2002, MUI Temukan Dugaan Terafiliasi NII
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?