/
Selasa, 27 Juni 2023 | 13:29 WIB
Pemain timnas Argentina Lucas Ariel Ocampos (kiri) berebut bola dengan pemain timnas Indonesia Pratama Arhan Alif Rifai pada pertandingan uji coba antara Indonesia vs Argentina. ([AFP])

Keberhasilan dalam berkarier di luar negeri tampaknya tidak selalu berbanding lurus dengan nilai pasar seorang pemain. Inilah yang terjadi pada Pratama Arhan, eks pemain PSIS Semarang yang kini bermain untuk klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy.

Dalam dua musim terakhir, tak seperti kawannya yakni Asnawi Mangkualam, nilai pasar Pratama Arhan justru mengalami penurunan.

Meski sudah dua musim memperkuat Tokyo Verdy, Pratama Arhan masih jarang mendapat kesempatan bermain.

Situasi ini diperkirakan menjadi penyebab penurunan nilai pasar Pratama Arhan.

Meski demikian, Pratama Arhan, yang lahir di Blora, Jawa Tengah, masih mendapatkan kepercayaan saat memperkuat Timnas Indonesia.

Baik di Timnas Indonesia Senior yang diasuh Shin Tae-yong maupun Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Indra Sjafri, nama Pratama Arhan selalu menjadi pilihan utama.

Pratama Arhan berperan penting dalam kemenangan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 di Kamboja, sebuah prestasi yang membanggakan mengingat Indonesia telah lama tidak meraih medali emas di ajang SEA Games, terakhir kali pada 1991.

Dilihat pada Transfermarkt, Selasa (27/6/2023), nilai pasar Pratama Arhan saat membela PSIS Semarang mencapai Rp 5,65 miliar.

Namun, sejak bergabung dengan Tokyo Verdy pada 2022, nilai pasar pemain ini telah turun menjadi Rp 4,35 miliar per 6 Januari 2023.

Baca Juga: JFX dan DCFX Kolaborasi Tur dalam Rangka Sosialisasi dan Edukasi Perdagangan Berjangka

Dengan demikian, hal itu berarti nilai pasar Pratama Arhan telah turun sebesar sekitar Rp 1,3 miliar.

Sejauh ini, Pratama Arhan telah memberikan satu assist melalui lemparan dalam saat membela Tokyo Verdy di ajang Piala Kaisar Jepang beberapa waktu lalu.

Meski demikian, dia belum mendapat kepercayaan untuk tampil secara reguler di starting eleven tim.

Load More