Media Malaysia memberikan sorotan pada pertandingan antara Timnas Malaysia dan Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday Juni 2023. Pasalnya, hasil pertandingan berdampakbesar pada nasib kedua tim dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam salah satu artikel yang diterbitkan oleh Harimau Malaya, mereka menjelaskan bahwa para penggemar Timnas Indonesia sebelumnya sempat menertawakan lawan-lawan yang dihadapi oleh Malaysia dalam FIFA Matchday Juni 2023.
Namun, lanjut media tersebut, publik Malaysia kini balik menertawai Timnas Indonesia setelah tim tersebut mengalami hasil yang kurang memuaskan dalam laga uji coba internasional Juni 2023.
Sebagai informasi, Malaysia hanya berhadapan dengan Kepulauan Solomon dan Papua Nugini dalam FIFA Matchday Juni 2023. Sementara itu, Timnas Indonesia menghadapi Palestina dan Argentina.
Hasilnya, Malaysia berpesta dengan membungkam Kepulauan Solomon 4-1 dan menghancurkan Papua Nugini 10 kosong.
Keputusan menghadapi tim yang di atas kertas cukup lemah nyatanya jadi strategi jitu bagi Malaysia untuk mendongkrak ranking FIFA.
Menyitat laman Football-Ranking, Malaysia diprediksi naik dua posisi dari 138 ke 136 dalam ranking FIFA pasca dua kemenangan besar di FIFA Matchday Juni 2023.
Hasil itu menempatkan mereka di peringkat 24 dalam ranking negara-negara Asia. Alhasil, Malaysia berhak langsung tampil di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sebagai informasi, hanya tim Asia peringkat 1-25 yang berhak langsung tampil di babak kedua. Sisanya harus bermain di dari babak pertama kualifikasi.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Local Pride!
Timnas Indonesia termasuk tim-tim yang harus bermain dari babak pertama kualifikasi setelah gagal mendongkrak ranking FIFA pada FIFA Matchday Juni 2023.
Skuad Garuda menurut laman Football-Ranking justru turun satu peringkat dari 149 ke 150 pasca FIFA Matchday Juni 2023.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia cuma bermain imbang tanpa gol saat menjamu Paletina. Sementara saat berjumpa Argentina, tim asuhan Shin Tae-yong dibungkam 0-2.
"Malaysia, yang mengakhiri pertandingan persahabatan baru-baru ini dengan dua kemenangan, tersenyum lebar ketika mereka tidak harus bermain di babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 berdasarkan peringkat yang diperbarui setelah Jendela FIFA baru-baru ini," tulis Harimau Malaya.
"Namun berbeda dengan negara tetangga, Indonesia harus melalui babak pertama setelah hanya menempati peringkat 28 se-Asia."
Lebih jauh, Harimau Malaya membandingkan suasana antara suporter Indonesia dan Malaysia sebelum FIFA Matchday bergulir. Kini, olok-olok fans Merah Putih secara tak langsung dibalas oleh pendukung Timnas Malaysia.
"Penggemar sepak bola di Indonesia juga menertawakan Malaysia karena hanya menghadapi lawan lemah seperti Kepulauan Solomon dan Papua Nugini. Namun kini posisi Malaysia bisa dibanggakan untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang."
"Kekalahan tim sepak bola Indonesia melawan Argentina dan bermain imbang dengan Palestina pada siang hari membuat mereka tidak berhasil mengumpulkan poin yang cukup untuk naik peringkat FIFA, dan harus bermain di babak pertama."
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?