/
Kamis, 29 Juni 2023 | 23:53 WIB
Pelatih Thailand U-17 Pipob Onmo. (Instagram/@changsuek)

Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itu yang akhirnya harus dirasakan Thailand. Pasalnya Timnas U-17 Tim Gajah Perang gagal masuk ke putaran final Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Indonesia pada November mendatang. 

Mirisnya, meski menelan kekalahan telak 4-1 dari Tim Korea Selatan, Thailand juga harus berurusan dengan ancaman sanksi dari FIFA. Pasalnya, usai kalah 4-1 dari Korsel, sejumlah suporter yang menyaksikan langsung pertadingan di Stadion Pathun Thani menyalakan suar.

Kekalahan telak Tim Gajah Perang ini menambah rekor kegagalan mereka berlaga di putaran final Piala Dunia U-17 Tahun 1997 dan 1999. Adapun gol yang diciptakan Korea Selatan dihasilkan oleh Kang Min-Woo di menit keempat, Kim Myung-Jun (36), Yun Do-Young (69) dan Kim Hyun-Min (84).

Sedangkan satu-satunya gol yang diciptakan Timnas u-17 Thailand ke gawang Korsel diciptakan Dutsadee Buranajutanon pada menit ke-16.

"Kami harus meminta maaf kepada semua penggemar Thailand," kata pelatih Thailand Pipob On-mo seperti dikutip Bangkok Post.

Ia mengemukakan, pemain andalannya sudah melakukan yang terbaik. Bahkan, ia mengatakan anak asuhnya sudah melakukan semua yang mereka bisa termasuk mencetak gol di setiap pertandingan.

"Saya sangat bangga dengan anak laki-laki," ujar mantan pemain internasional Thailand berusia 44 tahun.

Selama pertandingan, sebagian suporter Thailand di stadion menyalakan suar yang dilarang dan negara tuan rumah bisa menghadapi sanksi.

Sementara itu terkait potensi sanksi FIFA, Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) Somyot Poompunmuang mengatakan telah meminta semua pihak yang terlibat untuk mengumpulkan bukti untuk menangkap pelaku yang menyalakan suar.

Baca Juga: Elkan Baggott Akui Dirayu Bela Thailand dan Inggris, Ini Alasan Dia Pilih Indonesia

Selain itu, dia juga meminta penggemar yang memiliki klip insiden tersebut untuk mengirimkannya ke FAT.

Load More