Suara.com - Siapa keluarga Rothschild yang disebut dalam Epstein Files? Daftar nama yang tertulis dalam dokumen Epstein memang tak habis-habis. Setelah dibuat tertarik dengan kemunculan beberapa nama tokoh Indonesia, seperti Hary Tanoesoedibjo, Sri Mulyani, hingga Joko Widodo, kini warganet penasaran dengan nama Rothschild di dokumen Epstein.
Dokumen tersebut membahas klaim kontroversial bahwa Adolf Hitler pernah tinggal di tempat perlindungan yang dikelola oleh keluarga Epstein dan Ariane de Rothschild. Akun dengan nama pengguna @/AdameMedia baru-baru ini membagikan tangkapan layar email tertanggal 31 Desember 2018 antara Epstein dan Rothschild.
"Saya pikir kamu akan menganggap ini menarik, bahwa dalam kelas Harvard tentang Hitler, mereka menceritakan kisah ketika dia sangat miskin hingga tinggal di tempat perlindungan bagi tunawisma dan orang miskin, yang didanai oleh tiga keluarga saya: Gutmann, Epstein, dan Rothschild. Ternyata itu benar," tulis Epstein seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Ariane membalas email dari Epstein dengan menyatakan bahwa pernyataan tersebut terasa memprihatinkan. Ia mempertanyakan apakah sikap kemurahan hati memang kerap tidak mendapat apresiasi, atau justru mencerminkan masih kuatnya kepercayaan terhadap teori konspirasi.
Epstein kemudian memberikan balasan dengan kembali menekankan klaimnya. Ia menyebut bahwa Adolf Hitler memang pernah menjual pakaian serta karya seni, dan tinggal di lokasi yang dimaksud.
Menurut Epstein, tempat tersebut didanai oleh tokoh-tokoh Yahudi, termasuk Epstein, Rothschild, dan Gutmann. Ia menegaskan bahwa klaim itu bukanlah teori konspirasi, seraya menyebut keluarga Epstein sebagai bankir yang berbasis di Wina.
Sejumlah dokumen turut mengungkap adanya keterkaitan bisnis antara Epstein dan keluarga Rothschild. Salah satu dokumen bertanggal 5 Oktober 2015 menunjukkan bahwa Epstein, melalui Southern Trust Company Inc., menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Rothschild Group.
Nilai perjanjian tersebut mencapai 25 juta dolar AS atau sekitar Rp419 miliar. Kontrak itu mencakup penyediaan layanan analisis risiko dan pengembangan algoritma. Dalam dokumen tersebut, Epstein tercatat menjabat sebagai Presiden Southern Trust Company Inc. yang berpusat di Kepulauan Virgin Amerika Serikat.
Siapa Keluarga Rothschild?
Baca Juga: Kenapa Ribuan Dokumen Skandal Epstein Files Ditarik Kembali? Simak Fakta Terbarunya
Sejarah Keluarga Rothschild berawal dari kesuksesan bisnis perbankan mereka di tengah gejolak Eropa pada awal abad ke-19. Perkembangan ini dimulai ketika anak-anak Mayer Amschel Rothschild meninggalkan Jerman untuk memperluas jaringan keluarga ke berbagai negara di Eropa.
Mengacu pada laporan Financial Times tahun 2010, keluarga Rothschild dikenal memiliki visi jangka panjang dalam membangun kerajaan bisnis yang tersebar di Prancis, Inggris, Italia, Jerman, dan Austria. Meski telah melewati lebih dari dua abad penuh dinamika sejarah, dinasti ini tetap bertahan.
Bisnis perbankan utamanya kini dikelola oleh generasi ketujuh dan masih mayoritas dimiliki oleh keturunan Mayer Amschel, meskipun untuk pertama kalinya mereka menunjuk eksekutif profesional di luar lingkar keluarga.
Cabang Prancis menjadi unit yang mengalami perubahan paling signifikan. Didirikan pada 1812 oleh Baron James de Rothschild, bisnis ini berkembang melalui penerbitan obligasi, pembiayaan rel kereta api, serta investasi pertambangan. Namun, aset tersebut diambil alih negara selama Perang Dunia II dan kembali dinasionalisasi pada era 1980-an ketika pemerintah sosialis Prancis mengambil alih bank-bank besar.
Banque Rothschild kemudian dilebur ke dalam Compagnie Européenne de Banque milik negara, dengan kompensasi sekitar 150 juta franc Prancis. Setelah berbagai restrukturisasi, pada 2003 bisnis Prancis dan Inggris digabung di bawah Concordia BV. Selanjutnya, pada 2008, seluruh kepemilikan keluarga disatukan di bawah Paris Orléans yang berbasis di Prancis.
Hingga kini, nilai pasti kekayaan Keluarga Rothschild masih sulit dipastikan. Klaim kekayaan bersih sebesar US$350 miliar dinilai tidak akurat dan telah dicabut oleh Investopedia karena sumbernya tidak dapat diverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?