North Atlantic Treaty Organization (NATO) merilis pernyataan terkait aksi pembakaran Alqur'an di Swedia saat Hari Raya Idul Adha. Bersamaan dengan pernyataan tersebut warganet mengecam NATO yang dinilai berpihak terhadap aksi tersebut.
Sebelumnya, diketahui aksi pembakaran Alqur'an terjadi di depan Masjid Raya Sodermalm tepatnya di pusat kota Stockholm, saat umat muslim sedang merayakan Idul Adha Rabu (28/6). Ini merupakan kali ke-6 aksi serupa yang terjadi di Swedia.
Pria asal Iraq, Saiwan Momika, diketahui merobek dan membakar kitab umat Islam yakni Alqur'an. Selain itu ia juga menggunakan halaman Alqur'an itu untuk membungkus daging babi.
Sementara itu, organisasi aliansi politik militer internasional NATO merilis pernyataan menanggapi protes yang dilakukan beberapa negara seperti Turki.
Menurutnya aksi tersebut belum tentu ilegal dalam sistem hukum negara berdaulat, dengan kata lain ia menganggap hal ini bukanlah tindak kejahatan.
"Saya memahami emosi dan kedalaman perasaan penyebab dan tindakan yang diambil yang ofensif dan aksi tidak menyenangkan ini belum tentu ilegal dalam sistem hukum yang berdaulat" ungkap Jens Stolenberg Sekretaris Jenderal NATO melalui konferensi pers di kanal Yotube Assosiated Press pada Jumat (30/6).
Sekjen NATO juga menambahkan bahwa dirinya tidak menyukai aksi tindakan yang dilakukan tersebut. Namun ia juga menolak untuk tidak setuju akan aksi tersebut, ia menganggapnya sebagai kebebasan berekspresi.
"Kami juga telah melihat protes dari Turki dan NATO selama beberapa minggu terakhir di Swedia. Saya tidak menyukai mereka (pelaku aksi), tetapi saya membela hak untuk tidak setuju. Ini bagian dari kebebasan berekspresi" imbuhnya.
Hal ini sontak mendapat kecaman dari warganet di Twitter, tak jarang mereka mengomentari akan respon NATO yang terkesan memberi standar ganda.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Grup Salurkan 470 Hewan Kurban ke Masyarakat Sekitar
"Membakar bendera LGBTQ : Homophobic, membakar bendera Yahudi: Anti-semitism, membakar Quran: Freedom of speech. Ini bentuk hipokrasi Eropa" tulis warganet.
"Jadi di mana tepatnya maksud pernyataan itu? Jika seseorang membakar pusat perbelanjaan sebagai "ekspresi" sesuatu, apakah itu hanya kebebasan?" tulis akun lain.
"Itu selalu kebebasan berekspresi ketika menyinggung umat Islam tetapi kejahatan rasial untuk kelompok lain. Pertahankan energi yang sama" tulis akun lainnya.
Berita Terkait
-
Pembakaran Alqur'an Kembali Terjadi, MUI Tuding Swedia Tak Serius Tangani Pelanggar HAM
-
MUI Minta Dubes Swedia Beri Penjelasan Soal Pembakaran Alqur'an Di Negaranya
-
MUI Kecam Pembakaran Al-Quran Oleh Salwan Momika: Pemerintah Swedia Tak Boleh Main-Main
-
Ini Pembelaan Panji Gumilang Saat Ponpes Al Zaytun Disebut Sesat: Hak Asasi Manusia Jalankan Ibadah
-
Salwan Momika Si Pembakar Alquran Asal Irak yang Memuji Politisi Islamofobia dari Swedia Rasmus Paludan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang