- TUMI meluncurkan koleksi Mediterranean Escape di Koh Samui dengan warna cerah dan motif artistik untuk memperbarui identitas brand.
- Koleksi ini mentransformasi koper dan aksesori ikonis menjadi produk gaya hidup yang ekspresif untuk mendukung kebutuhan perjalanan penggunanya.
- Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi TUMI dalam memperkuat kategori produk perempuan dan gaya hidup di wilayah Asia-Pasifik.
Suara.com - Dunia mode baru saja menyaksikan sebuah pergeseran menarik. TUMI, yang selama ini menjadi tas travel wajib bagi para pelancong bisnis dengan warna-warna monokromnya, baru saja melakukan manuver gaya yang tak terduga di Koh Samui. Lewat tajuk Mediterranean Escape, TUMI membuktikan bahwa fungsionalitas kini bisa tampil sangat fashionable.
Terinspirasi dari pesona pesisir Mediterania, koleksi ini bukan sekadar soal fungsi, tapi juga tentang bagaimana tas dan aksesori bisa bertransformasi menjadi bagian dari fashion statement yang ekspresif.
Perubahan paling terasa hadir dari permainan warna. Jika sebelumnya brand ini identik dengan nuansa gelap dan minimalis, musim ini berani melangkah ke arah yang lebih segar. Warna kuning lemon yang cerah, hijau thyme yang menenangkan, hingga sentuhan terracotta yang hangat menjadi highlight, menciptakan kesan liburan yang effortless sekaligus penuh energi.
Tak hanya warna, eksplorasi motif dan tekstur juga jadi kunci. Elemen floral, aksen artistik, hingga detail yang lebih playful memperkuat karakter koleksi ini. Hasilnya, setiap produk terasa lebih hidup, seolah membawa atmosfer musim panas Mediterania ke dalam keseharian, bahkan sebelum perjalanan dimulai.
Global Creative Director TUMI, Victor Sanz, menjelaskan bahwa pendekatan ini memang dirancang untuk menghadirkan sisi brand yang berbeda.
“Musim ini, kami mengeksplorasi sisi berbeda melalui produk yang terinspirasi dari perjalanan Mediterania. Koleksi ini mengambil inspirasi dari warna, tekstur, dan atmosfer kawasan tersebut, menghadirkan rasa ‘escape’ sekaligus dimensi lifestyle yang lebih emosional dalam desain travel kami,” ujarnya.
Transformasi ini juga terlihat dari lini produk yang dihadirkan. Koper ikonis 19 Degree kini tampil lebih berani dengan warna-warna baru yang standout. Sementara lini Voyageur yang dirancang untuk perempuan aktif, hadir dalam pilihan tote dan backpack yang memadukan fungsi dan gaya secara seimbang. Koleksi Olas dan Harrison pun ikut berevolusi, menghadirkan siluet yang versatile untuk berbagai momen, dari perjalanan singkat hingga aktivitas harian.
Menariknya, TUMI juga memperluas pendekatan lifestyle lewat detail aksesori. Mulai dari bag charm, sunglass case, hingga produk kulit, semuanya dirancang untuk melengkapi tampilan secara menyeluruh. Sentuhan kecil ini justru menjadi elemen yang memperkuat identitas personal pengguna, menjadikan setiap perjalanan terasa lebih intimate.
Pendekatan ini sejalan dengan fokus brand dalam mengembangkan kategori perempuan dan lifestyle, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Ransel Tas Siaga Bencana Terbaik: Tahan Air, Kuat, Siap Hadapi Segala Situasi!
Vice President TUMI Asia-Pacific dan Middle East, Aris Maroulis, menegaskan bahwa koleksi ini memang dirancang untuk bisa dirasakan, bukan hanya dilihat.
“Untuk benar-benar menghadirkan semangat koleksi Spring 2026, kami ingin para tamu dapat merasakannya secara langsung. Kami merancang perjalanan sensorial yang menggambarkan evolusi kategori perempuan dan lifestyle kami,” ungkapnya.
Lewat Mediterranean Escape, kita seolah diajak melihat tas travel dari sudut pandang yang berbeda. Bukan lagi sekadar barang fungsional untuk membawa kebutuhan, tapi juga medium ekspresi diri yang mencerminkan gaya hidup, selera, dan keinginan untuk terus menjelajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG
-
7 Tanaman Pengusir Lalat di Rumah, Aromanya Tak Disukai Serangga
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran
-
Misteri Hilangnya Polisi Muda di Sungai Mesuji: Terjatuh Saat Kawal Kapal Sawit
-
Suanggi: Ilmu Kutukan, Suguhkan Perpaduan Drama Keluarga dan Mitos Mistik!
-
Gibran Perintahkan Sekolah Aktifkan UKS dan Gandeng Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla
-
Debu Krakatau Mereda, Sekolah di Lampung Normal Lagi Langsung Gelar Salat Istisqa
-
Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
-
6 Cara Membuat Wajan Stainless Steel Baru agar Anti Lengket, Begini Triknya