Laga piala dunia U-17 akan berlangsung tahun ini dengan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Sampai saat ini, pelatih timnas U-17 masih menyeleksi beberapa pemain yang berpotensi bakal perkuat timnas.
Pelatih timnas U-17 Bima Sakti mengatakan akan menambah beberapa pemain grade A keturunan indonesia yang bermain di laga luar.
Melansir dari akun Instagram @Ahmad.reza_85 mengatakan, ada beberapa pemain abroad yang kabarnya telah dihubungi oleh pihak Timnas U-17.
Kabarnya, ketiga pemain keturunan Indonesia itu telah dimintai data untuk keperluan seleksi, yakni Welberlieskot de Halim Jardim, Madrid Augusta, dan Mahesa Bahar Syuhada Ekayanto.
Pemain keturunan Indonesia Welber Halim merupakan pemain tengah di kelompok umur klub besar Brazil, Sao Paulo. Bahkan, kabarnya pemain muda itu telah dihubungi Bima Sakti yang kemudian dibenarkan oleh orangtua Welber.
"Ya saya senang dengan beritanya dari Mas Bima Sakti langsung, sekretarisnya juga sudah email ke Welber, kirim ke istriku dan ke saya," ungkap Ayah Welber Elisa Angelo.
Meski begitu, Elisa sebagai orangtua Welber sendiri menyayangkan komunikasi yang dilakukan oleh pihak timnas. Ia berharap timnas bisa menghubungi secara langsung klub yang menaungi Welber mengingat klub Sao Paulo adalah klub besar di Brazil.
Selain Welber, Madrid Augusta yang tengah menimba ilmu di tim youth AFC 34 itu juga telah dihubungi pihak timnas U-17.
"Betul. Nggak ada bilang ikut seleksi sih baru nanya tanggal dan tahun lahir. Sama nanya klub sekarang di mana," ungkap orangtua Madrid.
Ketiga, ada pemain keturunan Indonesia yang bergabung dengan klub Belanda FC Dordrecht Mahesa Ekayanto merupakan pemain yang cukup memiliki pengalaman.
"Selama ini ada dua telpon dari Indonesia. Dari Pak Hamdan Hamedan dan Pak Ivan, tapi kami kurang tahu sebagai apa (yang menghubungi), mungkin asisten coach Bima" ungkap Mahesa.
Meski telah dihubungi dan memberikan data, ketiga pemain tersebut masih akan mengikuti seleksi ketat yang akan dilakukan oleh Bima Sakti.
Pelatih muda yang pernah mengikuti program PSSI Primavera itu juga mengatakan, akan memberi standar tinggi bagi para pemain keturunan Indonesia yang berlaga di klub luar negeri. (Ay)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat