Nama Justinus Lhaksana kerap muncul ke permukaan ketika kursi pelatih Timnas Futsal Indonesia tengah kosong. Hal itu kembali terjadi setelah Mohammad Hashemzadeh mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia.
Mohammad Hashemzadeh yang asal Iran menyampaikan pengunduran diri melalui Instagram pribadinya, Minggu (9/7/2023) malam. Tak diketahui pasti alasan Mohammad Hashemzadeh pamit dari jabatan kursi pelatih Timnas Futsal Indonesia.
Dia mengaku sudah melakukan yang terbaik untuk Timnas Futsal Indonesia sehingga mampu meraih prestasi di berbagai ajang baik level Asia Tenggara hingga Asia.
Salah satu isu mengenai kepergian Hashemzadeh itu dikarenakan kontraknya yang tak diperpanjang Federasi Futsal Indonesia (FFI).
Meski Justinus Lhaksana atau kini lebih akrab disapa Coach Justin menyatakan tak ingin terlibat lagi di futsal Indonesia, kemungkinan itu masih terbuka.
Terlebih pada 2019 lalu, Ia menerima tawaran sebagai Direktur Teknik Timnas Futsal Indonesia untuk membantu pelatih Kensuke Takahashi.
Berikut tiga alasan Justin Lhaksana cocok kembali menjadi pelatih Timnas Futsal Indonesia:
1. Berpengalaman
Bukan rahasia lagi bahwa Coach Justin merupakan sosok berpengalaman di futsal Indonesia. Ia bisa disebut sebagai salah satu pioneer berkembangnya olahraga ini di Tanah Air.
Baca Juga: Ruang Ganti Manchester United Tenteram Tanpa David de Gea, Bebas dari Musik Metal
Selama menjadi pelatih tim nasional futsal pada 2004-2009 dan 2013, Coach Justin berhasil membawa Indonesia mengikuti Kejuaraan Futsal AFC di tahun 2005 dan 2006. Kemudian, Coach Justin juga pernah membawa Indonesia menjadi peringkat 3 di Kejuaraan Futsal AFF (2005 & 2009) dan peringkat 2 (2006 & 2008).
2. Disiplin dan Mengenal Karakter Pemain
Sebagai pelatih, Coach Justin dikenal sebagai sosok yang tegas dan lugas soal disiplin. Hal ini akan sangat cocok untuk membangun mental Timnas Futsal Indonesia.
Selain itu, Coach Justin juga banyak mengetahui soal futsal Indonesia termasuk para pemainnya sehingga akan sangat membantunya dalam bertugas.
3. Vokal kepada Federasi
Sebagai podcaster atau pandit, Justinus Lhaksana dikenal sebagai sosok yang cukup vokal terhadap federasi, baik PSSI maupun FFI.
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Dollar Perkasa, Kreativitas Berjaya: Mencari Cuan di Balik Rupiah Rp17.500
-
Berapa Harga Lipstik Hanasui yang Asli? Ini Cara Membedakan dengan KW
-
Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan
-
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar