Kartu merah yang dikeluarkan wasit asal Vietnam kepada penjaga gawang timnas putri Indonesia di ajang AFF U19 dinilai masih menimbulkan kontroversi. Pasalnya kartu merah diberikan kepada Fany Supriyanto di menit ke-3. Alhasil, gawang timnas mejadi tempat pesta gol pemain Thailand yang menang 7-1.
Sebelumnya, Pelatih Timnas Putri U19 Indonesia, Rudy Eka Priyambada mengungkapkan kekecewaannya dengan kepemimpinan Wasit Le Thi Ly.
"Pertandingan tak lagi menarik ketika tim putri U19 Indonesia mendapat kartu merah setelah tiga menit pertama. Jika memungkinkan, Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) tidak boleh memilih wasit yang merupakan salah satu dari empat semifinalis. Contohnya wasit Vietnam," katanya dikutip dari berbagai media.
"Ini sangat mempengaruhi tim kami, tapi itulah sepak bola. Saya katakan para pemain harus melupakan pertandingan ini," kata pelatih kepala U19 Putri Indonesia, Pak Rudy Eka. Priyambada berbagi di beranda Federasi Sepak Bola negara ini," lanjutnya.
Merespons pernyataan Rudy Eka, Media olahraga Vietnam Soha.vn mengungkapkan pernyataan Rudy Eka tidak beralasan. Mereka kemudian membeberkan sejumlah hal yang harus dinilai objektif dari sisi kemampuan Le Thi Ly dengan background yang mumpuni.
"Wasit Le Thi Ly adalah wasit wanita kelas FIFA dari Vietnam," tulis media tersebut.
Bahkan, Wasit Ly dinilai memiliki tes teori yang nilainya lebih tinggi dibandingkan wasit pria asal Vietnam.
"Ly selalu tegas dengan setiap situasi hukumannya. Selain itu, wasit Le Thi Ly memiliki hasil tes teori dengan skor yang jauh lebih tinggi daripada banyak rekan pria lainnya. Banyak pendapat lain yang menilai bahwa kiper Feny dikeluarkan dari lapangan sudah benar," sambungnya.
Tak hanya itu, mereka juga menilai jika buntut pertandingan Indonesia melawan Vietnam tersebut tidak menguntungkan bagi Thailand.
Baca Juga: Bantai Indonesia Lalu Hajar Vietnam, Timnas Thailand Juara Piala AFF U-19 Putri 2023
"Keputusan wasit Le Thi Ly sedikit banyak membuat tim putri U19 Vietnam itu tidak diuntungkan. Tim putri U19 Thailand dengan mudah mengalahkan tim tuan rumah dalam waktu 90 menit dan memiliki keunggulan fisik, sedangkan tim putri Vietnam U19 membutuhkan waktu 120 menit untuk mengalahkan tim putri Myanmar U19," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris