/
Selasa, 18 Juli 2023 | 17:42 WIB
Jokowi Melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pada Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024. ((Instagram/@jokowi))

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pelantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ternyata di luar kebiasaan Presiden Joko Widodo.

Pelantikan yang terjadi pada Senin (17/7/2023) tersebut ternyata disorot sebagai hal yang luar biasa lantaran biasanya Jokowi melakukan agenda penting di hari Rabu pon.

"Yang istimewa dari pelantikan menteri dan wakil menteri kali ini serta wantimpres mengapa hari Senin? Padahal biasanya Pak Presiden Jokowi itu hari Rabu. Nah, itulah yang harus dicari jawaban," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya pada Senin (17/7/2023).

Meski tak tahu menahu, tapi Hasto menghormati keputusan Jokowi lantaran reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Terkait dengan siapa yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi, itu merupakan bagian dari hak prerogatif presiden yang dihormati oleh PDI Perjuangan, dan semua tentu saja untuk mengefektifkan kerja dari kabinet Indonesia maju, agar legacy dari Presiden Jokowi dapat ditambah dan kemudian betul-betul mewujudkan suatu landasan kemajuan yang luar biasa bagi Indonesia Raya kita," jelas Hasto.

Pentolan PDIP itu juga menghormati keputusan Jokowi yang mengangkat Budi Arie sebagai menteri. Seperti diketahui Budi Arie berlatarbelakang sebagai relawan Projo.

"Apalagi juga telah berjuang ya di dalam pemenangan Presiden Jokowi dan oleh Presiden dinilai memiliki suatu kecakapan sebagai menteri ya tentu saya PDI Perjuangan menghormati keputusan Presiden," papar Hasto.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Baca Juga: Apa Itu Barbenheimer? Ini Istilah Viral Usai Rilis Film Barbie dan Oppenheimer

Load More