Pemusatan latihan (TC) Timnas U-17 Indonesia yang sedang berlangsung mengalami perubahan, di mana pelatih Bima Sakti telah memutuskan untuk memulangkan satu pemain dari skuad tersebut. Pemain yang dimaksud adalah Muhammad Afazriel (PSS), yang dipulangkan karena belum mencapai standar yang diinginkan oleh pelatih.
Kini, TC Timnas U-17 Indonesia berlanjut dengan kehadiran 32 pemain yang berjuang untuk mendapatkan tempat dalam skuad final.
Dalam beberapa waktu ke depan, kemungkinan akan ada pemain lain yang harus dicoret untuk menyempurnakan tim yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023.
Pelatih Bima Sakti menjelaskan bahwa beberapa pemain dari hasil seleksi di 12 kota baru akan bergabung dengan TC Timnas U-17 Indonesia pada bulan Agustus 2023.
Rencananya, TC akan dilaksanakan di Jakarta hingga akhir Agustus, dan kemudian dilanjutkan di Jerman dari bulan September hingga Oktober 2023.
Tujuan dari TC ini adalah untuk mempersiapkan Timnas U-17 Indonesia menghadapi Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November hingga 2 Desember 2023.
Rencananya, skuad Garuda Asia akan berjuang keras untuk meraih prestasi terbaik di ajang bergengsi tersebut.
"Sebab, kami akan memanggil beberapa pemain yang sudah dilihat beberapa daerah," tutur Bima Sakti.
Bima Sakti mengungkapkan bahwa pihaknya akan memanggil beberapa pemain yang sudah dilihat dari berbagai daerah.
Baca Juga: Korea Open 2023: Langkah Terhenti, Dejan/Gloria Akui Keunggulan Wakil Korea
Diperkirakan ada enam hingga tujuh pemain yang akan mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan timnas.
Hal ini menunjukkan komitmen pelatih untuk terus mencari bibit-bibit muda berbakat demi memperkuat skuad.
Meski perkembangan timnas U-17 Indonesia terlihat positif sejak dimulainya TC, Bima Sakti menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Salah satu aspek yang perlu diperbaiki adalah organisasi tim di lapangan. Dengan kehadiran wajah-wajah baru dalam skuad, diperlukan waktu dan usaha untuk menyatukan gaya permainan dan memadukan para pemain.
"Masalah organisasi bertahan, kadang masih sendiri-sendiri karena ada tambahan pemain baru, kami harus memadukan mereka," ujar mantan pemain timnas Indonesia itu.
Selama TC ini, Bima Sakti belum memberikan materi taktikal secara menyeluruh kepada timnas. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dalam melatih pertahanan dan serangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
BLISSOO Tegaskan Jisoo Tak Terlibat Isu Keluarga, Siap Tempuh Jalur Hukum
-
BRI: Aspek Keberlanjutan Jadi Bagian Penting untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkualitas
-
Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban
-
Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah
-
Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan
-
Dorong Dampak Sosial dan Lingkungan, BRI Integrasikan Sustainable Finance ke Strategi Bisnis
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia