Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, melontarkan kritik tajam usai timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Dewa United FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026). [Dok. Suara.com/Rahman]
Baca 10 detik
  • Pelatih Bojan Hodak mengkritik performa Persib Bandung saat bermain imbang 2-2 melawan Dewa United di Banten International Stadium.
  • Kesalahan elementer dan kelengahan individu menjadi penyebab utama Persib kebobolan dua gol awal dalam pertandingan tersebut.
  • Hasil imbang ini membuat posisi Persib di puncak klasemen Super League kian terancam oleh kejaran ketat Borneo FC.

Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, melontarkan kritik tajam usai timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Dewa United FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026).

Meski sempat tertinggal dua gol dan berhasil bangkit, Hodak justru lebih menyoroti kesalahan elementer yang dilakukan anak asuhnya. Ia menilai dua gol yang terjadi berawal dari kelengahan sendiri.

“Pertandingan yang menarik, banyak gol. Peluang dan kejadian-kejadian menarik," kata Bojan Hodak di laman resmi klub.

"Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol,” jelasnya.

Persib tampil kurang solid di awal laga hingga harus kebobolan cepat. Dewa United memanfaatkan celah di lini pertahanan untuk unggul 2-0, memaksa Maung Bandung bekerja keras mengejar ketertinggalan.

Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Permalukan Persib Bandung di BIS! [Dok. IG Dewa United]

Walau mampu menyamakan skor, Hodak menilai performa timnya masih jauh dari kata ideal. Ia menegaskan kesalahan dasar seperti itu tidak boleh terjadi di level kompetisi tertinggi.

“Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” kata Bojan Hodak.

Hasil ini membuat posisi Persib di puncak klasemen mulai goyah. Borneo FC terus menempel ketat di posisi kedua dengan selisih poin yang semakin tipis.

Situasi ini menjadi sinyal bahaya bagi Persib dalam perburuan gelar. Jika tidak segera berbenah, peluang mereka untuk bertahan di jalur juara bisa terganggu.

Baca Juga: Sindir Stadion Kosong, Bojan Hodak: Lebih Baik Dihina Lawan Daripada Tanpa Suporter!

Selanjutnya, Persib akan menghadapi laga krusial melawan Arema FC pada 24 April, yang bisa menjadi titik balik untuk kembali meraih kemenangan.

Load More