Empat pemain Timnas Indonesia U-20 memilih untuk meninggalkan sepak bola sementara demi mengikuti pendidikan polisi. Mereka diantaranya Frengky Misa, Muhammad Ferrari, Kakang Rudianto, dan Ginanjar Wahyu.
Pilihan yang diambil keempatnya itu membuat mereka dipastikan absen di beberapa laga BRI Liga 1 2023/2024. Disebutkan mereka akan absen selama lima bulan.
"Nantinya, keempat pemain ini harus absen selama 5 bulan dari sepak bola agar bisa fokus mengikuti pendidikan," tulis akun Instagram @timnasindonesiainfo, seperti dikutip, Senin (24/7/2023).
Selain absen di klub, keempat pemian Timnas itu juga akan absen bersama Timnas Indonesia. Diketahui, tahun ini Indonesia bakal berlaga di ajang Piala AFF U-23, Piala Asia U-23, dan Asian Games 2023.
"Dan otomatis akan absen di ajang Piala AFF U23, Piala Asia U23 dan Asian Games 2023," katanya.
Terkait unggahan tersbeut, netizen malah salah fokus dengan penampilan 4 penggawa garuda. Ini dikarenakan rambut mereka yang sudah dicukur halus alis gundurl.
"Lucu banget ferari botak," tulis @rmb****.
"Kenapa pada cosplay jadi saitama semua," celetuk @ard******.
Pelatih Persija Bicara ke Ferari
Baca Juga: Waspada! Ada Penipuan Informasi Transfer Gratis Rp 0 dari BCA, Begini Modusnya
Sebelumnya Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, juga sudah memberikan tanggapan terkait pemain yang mengikuti pendidikan kepolisian tersebut, khususnya untuk Muhammad Ferrari.
"Ferarri sedang mengikuti pelatihan akademi kepolisian dan dia tidak ada di sini. Saya sudah bicara dengan dia beberapa waktu lalu," kata Thomas Doll dalam konferensi pers usai laga melawan Persita.
"Ferarri sudah mengambil keputusan sendiri. Hari ini dia sudah pergi meninggalkan Persija," sambung eks juru taktik Borussia Dortmund tersebut.
Ia memastikan Ferarri kekinian masih tetap menjadi bagian dari Persija Jakarta. Namun, pemain tersebut bakal absen selama lima bulan.
"Dia masih ada di skuad Persija. Ya kita lihat saja nanti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Aidil Sharin Mundur dari Jabatan Pelatih Persikabo 1973
-
Come Back Egy Maulana Vikri Bikin Gancor di Dewa United, Bakal Jadi Ancaman untuk Klub BRI Liga 1
-
Ditahan RANS Nusantara FC, Persebaya Gagal Raih Poin Penuh di Kandang
-
Cerita Aji Santoso Terpukul Persebaya Gagal Kalahkan Rans Nusantara FC, Bahas Keputusan Masukkan Ze Valente
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara