Pegiat media sosial Jhon Sitorus memuji langkah PDIP yang memutuskan untuk memecat anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Cinta Mega.
Sebelumnya, Cinta Mega menuai kontroversi karena ketahuan diduga memainkan game judi slot saat rapat paripurna. Namun, Cinta Mega mengelak dan mengklaim permainan tersebut adalah Candy Crush.
Cinta Mega dipecat berdasarjan rapat pleno PDIP pada Selasa (25/7/2023). Keputusan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta Adi Widjaja.
“Tadi kita rapat pleno karena segala sesuatu keputusan kita biasa melalui rapat pleno ini. Selesai rapat pleno kita memberikan sanksi berupa PAW,” ujar Adi di Kantor DPD PDIP DKI Jakarta Selatan.
Kendati demikian, Adi tidak menyebutkan permainan apa yang sebenarnya dimainkan Cinta Mega, apakah benar judi slot atau Candy Crush.
Jhon Sitorus mengatakan pemecatan terhadap Cinta Mega oleh PDIP itu merupakan hal yang keren.
“Ini KEREN, PDIP langsung PECAT Cinta Mega sebagai anggota DPRD DKI Jakarta,” ujar Jhon, dikutip dari akun Twitter @Miduk17 pada Kamis(27/7/2023).
Cinta Mega dipecat oleh PDIP melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Jhon Sitorus lantas memuji langkah PDIP.
Menurut Jhon, PDIP tidak mengenal kompromi terhadap kader seperti itu, tidak seperti NasDem yang takut memecat mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.
Baca Juga: Main Game Judi Slot saat Rapat, PDIP Pecat Cinta Mega
“Sikap PDIP tidak mengenal KOMPROMI, tak seperti Nasdem yang TAKUT memecat Johnny Plate,” ujarnya.
Johnny diketahui terlibat dalam dugaan korupsi proyek pembangunan menara BTS 4G yang merugikan negara hingga Rp8 triliun.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan alasannya tidak memecat Johnny dari NasDem karena mengacu pada asas praduga tak bersalah dengan mendalami proses hukum.
“Partai NasDem menyatakan bahwa tidak ada pemecatan terhadap yang bersangkutan dengan mengacu pada asas praduga tak bersalah dengan mendalami proses hukum,” ujar Paloh dalam keterangan resminya pada Kamis (18/5/2023).
Berita Terkait
-
Elektabilitas Gibran Bantai Puan Maharani, Jhon Sitorus: Bukan Sekadar Trah
-
Goda-goda PDIP Ke Cak Imin, PKB Berpaling Haluan?
-
Megawati Soekarnoputri Ngaku Jengkel Terus Didesak Pertanyaan Cawapres Ganjar Pranowo
-
Bakal Dicopot dari Kursi Legislator, Badan Kehormatan DPRD DKI Tidak Usut Laporan KPI Soal Cinta Mega Main Judi Slot
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tegas! Menteri LH Minta Pembuang Sampah Sembarangan Dihukum Tipiring
-
Operasi Serentak! Ikan Sapu-Sapu Diburu di Sungai-Sungai Jakarta
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Kisah Ikal dalam Edensor: Dari Lorong Sorbonne hingga ke Padang Sahara
-
Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF dan Investor Global, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: Kronologi PK-CFX, Dari Hilang Kontak hingga Evakuasi
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer
-
Kemenperin: Industri Jamin Stok Plastik Aman
-
Promo Ulang Tahun XLSMART Beri Diskon Paket Data XL, AXIS, hingga Smartfren