Sosok eks pelatih Timnas Vietnam asal Korea Selatan, Park Hang-seo masih saja santer disebut-sebut bakal menangani Timnas Indonesia. Ia juga sempat digadang-gadang jadi salah satu juru taktik Persib Bandung.
Namun, Maung Bandung belakangan secara resmi menunjuk Bojan Hodak sebagai pelatih. Nah, nama Park Hang-seo kembali dikait-kaitkan dengan Timnas Indonesia.
Menjadi wajar, bagaimana sepak terjang pelatih berkaca mata itu selama menukangi Vietnam. Ia sukses memoles The Golden Star menjelma jadi kekuatan sepak bola di Asia, khususnya Asia Tenggara.
Menyitat laman Bolatimes, Senin (31/7/2023), setelah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Vietnam—yang ia lakoni selama lima tahun—pada akhir tahun 2022, Park Hang-seo santer dikaitkan dengan berbagai klub, termasuk Timnas Indonesia.
Bahkan, ia disebut-sebut telah ditawari gaji menggiurkan oleh PSSI. Tak tanggung-tanggung tawaran gaji 1,5 juta dolar AS atau setara Rp 22,6 miliar setahun.
Namun tawaran itu disebut ditolak sang pelatih. Jurnalis asal Vietnam, Minh Hai, membeberkan alasan pelatih asal Korea Selatan tersebut menolak tawaran melatih di Indonesia.
Melalui laman media sosialnya, Minh Hai membeberkan alasan mengapa Park Hang-seo menolak mentah-mentah tawaran dari PSSI.
Dari keterangan yang disampaikan oleh Minh Hai tersebut, Park Hang-seo bahkan ditawari gaji sebesar Rp 22,6 miliar untuk satu tahun.
Sebelumnya Park Hang-seo sempat dikabarkan mendapatkan gaji sekitar 600 ribu dolar AS per tahun atau Rp 9 miliar dari Federasi Sepak Bola Vietnam.
Baca Juga: Aksi Peduli Sesama, Pendampingan Psikologis pada Korban Kebakaran di Legok
Dengan gaji yang disebutkan Minh Hai sebagai nominal penawaran untuk Park Hang-seo dari PSSI, maka jumlahnya dua kali lipat.
“Ia (Park Hang-seo) menolak Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia meskipun gajinya 1,5 juta dolar AS (Rp 22,6 miliar) selama setahun. Itu hampir tiga kali lipat dari gaji yang diterimanya di Timnas Vietnam,” tulis pernyataan Minh Hai di laman Facebook-nya.
Hanya saja, dari penelusuran Bolatimes, informasi soal PSSI tawari gaji Rp 22 miliar kepada Park Hang-seo tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pasalnya, tidak pernah ada pernyataan resmi dari PSSI atau Park Hang-seo sendiri menyoal penawaran kontrak dan nominalnya.
Oleh karena itu, validitas kebenaran dari informasi yang tersebar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Berita Terkait
-
Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Resmi Rilis, Rival Timnas Indonesia Enggan Sombong
-
Galak! Shin Tae-yong akan Coret Pemain Timnas Indonesia dengan 'Dosa' Ini: Kita Harus Jadi Manusia Baik!
-
Berbanding Terbalik dengan Timnas Indonesia, Vietnam Setengah Putus Asa di Asian Games 2022
-
Waduh, Shin Tae-yong Disebut 'Tukang Tipu' Gegara Aksi Licik Ini
-
Prediksi Nasib Timnas Indonesia dan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Menurut Pakar Luar Negeri
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya