Suara.com - Pakar sepak bola Vietnam, Doan Minh Xuong, memberikan komentar terkait persaingan timnas Indonesia dan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti yang diketahui, kedua timnas berada dalam grup yang sama, yaitu Grup F. Namun, posisi kedua tim berbeda.
Timnas Vietnam bisa langsung bersaing di grup, sementara timnas Indonesia harus melewati Brunei Darussalam di putaran pertama untuk melanjutkan perjuangannya di Grup F.
Menanggapi situasi ini, Doan Minh Xuong menilai bahwa timnas Indonesia bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Bahkan, pelatih berusia 63 tahun itu memprediksi persaingan antara timnas Indonesia dan Vietnam akan menjadi sengit dan menegangkan.
Selain kedua negara di atas, Grup F juga dihuni oleh Irak dan Filipina. Persaingan di grup ini diyakini akan menjadi sangat menarik dan kompetitif, karena setiap tim akan berjuang keras untuk meraih tiket ke babak selanjutnya dalam upaya mendapatkan tempat di Piala Dunia 2026.
“Peluang kedua 50-50. Laga ini bakal sengit dan menegangkan.” Kata Doan Minh Xuong dikutip dari the thao247.
Pelatih Vietnam Punya Pandangan Serupa
Pelatih timnas Vietnam, Philippe Troussier, sebelumnya juga memiliki pandangan yang hampir serupa. Pria asal Prancis tersebut menyatakan bahwa persaingan di Grup F tidak akan mudah bagi timnas Vietnam.
Baca Juga: Terungkap! 2 Target Timnas Indonesia yang Diajukan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong
"Dalam dunia sepak bola, tidak ada pertandingan yang mudah," ucapnya. "Saya percaya setiap tim dalam grup ini memiliki ambisi untuk terus maju, sehingga persaingan akan sulit bagi timnas Vietnam."
Namun, Philippe Troussier menegaskan bahwa meskipun tantangan besar menanti, ia tidak takut. Dia memiliki keyakinan karena memiliki skuad yang berkualitas.
"Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan aktif dalam persiapan untuk turnamen ini. Timnas Vietnam tidak takut menghadapi apapun. Saya percaya diri karena saya memiliki tim yang bagus," tandasnya.
Di sisi lain, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, juga memberikan komentar terkait hasil drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih asal Korea Selatan tersebut meminta dukungan dari suporter dan masyarakat Indonesia.
"Ini adalah Piala Dunia. Sekarang, kami ingin meminta dukungan Anda," tulis Shin Tae-yong, menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh suporter dan masyarakat Indonesia dalam perjalanan timnas untuk mencapai cita-cita besar tersebut.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?