/
Jum'at, 04 Agustus 2023 | 00:20 WIB
Ilustrasi mualaf. ([Pixabay/Engin_Akyurt])

Mimpi yang kerap kali diidentikan dengan kiasan sebagai bunga tidur kadang bisa menggambarkan sesuatu yang di luar nalar menjadi nyata. Salah satunya dialami salah seorang perempuan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Monica.

Berasal dari Kota Manado, Monica yang tinggal di Kecamatan Baruga mengaku baru beberapa bulan lalu memutuskan menjadi mualaf.

Kebulatan tekadnya menjadi mualaf itu diputuskannya usai bermimpi membaca surat Al Fatihah dengan lancar dan fasih, padahal ia belum pernah atau mempelajari surat pembuka Alquran tersebut.

Dikutip dari Telisik.id-jaringan Suara.com, perempuan berumur 22 tahun itu mengaku saat awal, keputusannya untuk menjadi mualaf didasari keinginan untuk menikahi sang kekasih yang beragama Islam.

Namun motivasi tersebut belum cukup menguatkannya untuk memutuskan menjadi mualaf. Apalagi, Monica mengaku, sempat alami pergolakan batin yang membuatnya bimbang untuk memeluk Islam.

Akhirnya, ia berdoa dan meminta petunjuk tentang kebenaran Islam untuk meyakinkan keputusannya. 

Hingga suatu malam, Tuhan jawab kebimbangan hati Monica. Ia bermimpi membaca surat pembuka Alquran, surat Al-Fatihah dengan lancar dan fasih, padahal saat itu dirinya tidak pernah membaca dan mempelajari surat tersebut sebelumnya.

Sejak itu, Monica bertekad bulat mengucap kalimat syahadat dengan disaksikan puluhan jemaah di Masjid Al-Kautsar Kendari pada 22 Desember 2022 silam.

Meski merasa bersyukur, Monica mengaku setelah memeluk Islam sulit mendapat restu orangtua. Bahkan mulanya kedua orangtuanya tidak setuju dengan keputusan putrinya pindah agama.

Baca Juga: Mualaf Sebelum Nikah, Putri Anne Kini Lepas Hijab Di Tengah Isu Keretakan Rumah Tangga

Namun, kegigihan dan niat Monica yang bulat menjadi seorang muslim membuat hati mereka luluh dan kembali menjalin hubungan baik dengan Monica.

Load More