Beredar kabar bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merasa sangat kecewa setelah Timnas Indonesia U-17 mengalami kekalahan melawan Kashima Antlers dalam pertandingan uji coba di Bali. Benarkah?
Timnas Indonesia U-17, yang dalam pertandingan tersebut menggunakan nama Garuda Asia U-17, mengalami kekalahan dramatis dengan skor akhir 2-3 dari Kashima Antlers U-18.
Meskipun sempat unggul 2-1, tim yang dilatih oleh Bima Sakti akhirnya kebobolan dan kalah di menit-menit akhir pertandingan.
Ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Timnas Indonesia U-17 dalam uji coba di Bali. Sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan dengan skor 0-3 dari Barcelona Juvenil A.
Meskipun beredar kabar bahwa Erick Thohir merasa frustrasi dengan hasil tersebut, informasi mengenai pemecatan Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 langsung oleh Erick Thohir belum ada konfirmasi resmi.
Narasi mengenai pemecatan tersebut muncul dari sebuah video di saluran YouTube HBS Timnas dengan judul yang menciptakan kesan bahwa pemecatan tersebut sudah pasti terjadi.
Dalam thumbnail video tersebut juga tertulis 'Kesabaran Saya Sudah Habis!! Erick Thohir Resmi Ganti Pelatih untuk Timnas Indonesia U-17, Jadi Tuntutan Saya'
Namun, sampai saat ini belum ada sumber resmi atau pernyataan langsung dari PSSI atau pihak terkait mengenai kebenaran kabar tersebut.
Melalui penelusuran Suara.com, video tersebut sama sekali tidak menunjukkan pernyataan Erick Thohir terkait mendepak Bima Sakti dari kursi pelatih Timnas Indonesia U-17.
Tak ada sama sekali bukti yang memperkuat bahwa Erick Thohir benar-benar mendepak Bima Sakti.
Kesimpulan
Merujuk penelurusan di atas, narasi Erick Thohir pecat Bima SAkti usai Timnas Indonesia dikalahkan Kashima Antlers adalah hoax alias berita tidak benar.
Pasalnya, Bima Sakti pun telah mengatakan dirinya kini tengah mempersiapkan tim untuk menjalani pemusatan latihan dan uji coba selanjutnya.
Dia juga telah mendapatkan masukan dari konsultas Timnas Indonesia U-17 Frank Wormuth dan Indra Sjafri, serta bakal melaporkan hasil evaluasi kepada Shin Tae-yong merujuk laporan Antara.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Kalah Lagi, Erick Thohir Ngamuk Pecat Bima Sakti, Benarkah?
-
Timnas Indonesia U-17 Kalah Lagi, Bima Sakti Kena Cecar Frank Wormuth dan Indra Sjafri, Sampai Lapor Shin Tae-yong
-
Alasan Bima Sakti usai Timnas Indonesia U-17 Kena Comeback Kashima Antlers: Susah Cari Analisis Video Mereka
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda