/
Selasa, 08 Agustus 2023 | 16:03 WIB
Ketum PSI Giring Ganesha ((Foto: Antara))

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha mengaku sudah merasa tua. Ia melemparkan kode bahwa kepimpinan PSI harus dipegang oleh generasi muda.

Hal tersebut diungkap Giring melalui sebuah video yang diunggahnya melalui akun Instagram pribadinya. 

"Bahkan sampai mengembalikan mandat gue sebagai ketua umum kepada dewan pembina, karena gue udah tua. Jadi, sudah saatnya mengembalikan partai ini ke tangan pemilik aslinya, yaitu anak muda," kata Giring. 

Sebelumnya, mantan vokalis band Nidji itu mengaku banyak merenung setelah merayakan ulang tahunnya ke-40 pada Juli lalu.

"Jujur di hari itu gue banyak merenung tentang arti hidup itu sendiri itu apa," terangnya.

Saat merenung, Giring mengaku teringat dengan adegan di serial Naruto. Adegan yang dimaksud ialah ketika rekan Naruto yakni Nara Shikamaru bermain catur dengan gurunya yakni Asuma Sarutobi. 

Pada saat bermain catur itu, kata Giring, Asuma menitipkan pesan kepada Shikamaru yakni seorang raja merupakan generasi muda. 

"Shikamaru bertanya, dalam realita, siapa sosok raja sebenarnya yang harus kita lindungi. Apakah Hokage (Kepala Desa)? Apakah para elite Shinobi (Ninja)?," terangnya.

"Asuma menjawab, raja sebenarnya adalah generasi muda. Dan inilah yang harus kita lindungi walaupun kita harus mengorbankan nyawa kita," sambungnya. 

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Web Drama 'Walk To Kwangya 2023' Tidak Boleh Dilewatkan

Memetik adegan itu Giring mengaku teringat jika PSI sebuah wadah yang memang disiapkan untuk melindungi dan memberikan kesempatan generasi muda untuk berkiprah dalam dunia politik. 

Dengan demikian, Giring menegaskan bahwa alasan PSI tetap berpegang teguh kepada prinsip anti mahar dan egaliter itu tujuannya untuk memberikan jalan kepada siapapun yang ingin berpartisipasi aktif dalam perpolitikan.  

"Jadi kalau dipikir-pikir, ini sesuatu yang mungkin sulit ditemukan di partai lain. Kekurangan bisa ditambah, kelemahan bisa diperbaiki. Tapi kalau semuanya sudah hancur lebur, maka semua tidak ada artinya lagi," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bakal mati-matian dalam menjaga PSI agar tetap ada. Ia pun mengaku siap melakukan apa pun untuk mempertahankan PSI. 

Load More