Kabar mengejutkan datang dari Bek Timnas Indonesia yang saat ini membela Johor Darul Takzim (JDT), Jordi Amat. Setelah dikaitkan bakal pergi meninggalkan klub terkaya Asia Tenggara itu untuk memperkuat klub kasta pertama Liga Turki Trabzonspor, kini pihak JDT angkat bicara.
Sang pemilik JDT, Yang Mulia DYAM Tunku Mahkota (Putra Mahkota) Johor, Tunku Ismail Idris ibni Sultan Ibrahim atau yang dikenal dengan TMJ menolak adanya transfer tersebut.
"Tidak," kata TMJ di kolom komentar Malaysianfootballeague seperti dikutip Makan Bola.
Dikutip dari Makan Bola, pemain kelahiran Spanyol yang pernah memperkuat tim nasional matador itu menorehkan penampilan terbaiknya selama bersama JDT. Dalam 20 pertandingan yang dilakoninya, tercata JDT hanya kebobolan empat kali.
Santernya kabar pemegang ban kapten JDT tersebut ke klub Turki, Trabzonspor seperti yang diberitakan media negeri Attartuk itu pun direspons negatif pemilik JDT.
Sebelumnya diberitakan, media Turki, turkiyegazetesi, menulis artikel yang memastikan bahwa Trabzonspor telah menemukan pemain bertahan asal Indonesia untuk memperkuat skuat mereka di musim ini.
"Diduga, manajemen burgundy blue (julukan Trabzonspor) menemukan stopper yang mereka cari di Indonesia," tulis media tersebut.
"Transfer bek Spanyol berusia 31 tahun yang bermain di tim Johor itu rampung. Tertulis bahwa sang pemain akan berada di Turki dalam waktu seminggu untuk menandatangani kontrak," lanjutnya.
Bahkan media itu menyebut, Jordi Amat juga menyambut tawaran tersebut dengan antusias.
"Sang pemain juga mengingingkan Trabzonspor," tulisnya.
Diliriknya Jordi Amat di kasta utama Liga Turki tak bisa dilepaskan dari pengalaman menterengnya selama memperkuat sejumlah klub di benua biru dan juga timnas Spanyol di kelompok umur.
Jordi Amat sendiri lahir di Barcelona. Ia memilih memperkuat Timnas Indonesia senior pada 2022 setelah bermain untuk Timnas Spanyol U-21 sebanyak 16 kali.
Selain itu, Amat sebelumnya pernah bermain untuk Espanyol, Rayo Vallocano, Real Betis, Swansea dan KAS Eupen. Jordi Amat sendiri memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Sulawesi Utara (Sulut).
Nenek Jordi Amat juga memiliki ayah yang berasal dari Siau, Manalang Doelag Kansil atau lebih dikenal dengan MD Kansil. MD Kansil sendiri merupakan Raja Siau yang berkuasa dari tahun 1895 hingga 1909.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan