Siapa yang tak kenal Kurnia Meiga, beberapa tahun lalu pria bertubuh menjulang itu adalah palang pintu andalan Timnas Indonesia sekaligus kebanggaan para Aremania, sebutan suporter fanatik Arema Malang.
Namun mendadak, ia tenggelam dari peredaran sepak bola nasional. Informasi yang beredar ia menderita sakit. Namun tak banyak yang tahu sakit apa yang diderita Kurnia Meiga, bahkan sampai muncul isu kena guna-guna atau santet.
Dalam sebuah video wawancara Kurnia Meiga bersama Grace Tahir baru-baru ini, sang mantan kiper Timnas Garuda itu mengungkap fakta seputar penyakit yang ia derita. Di mana sakit itu adalah penyakit mata yang diderita selama enam tahun terakhir.
Dilansir dari Bolatimes, dalam wawancara itu, Kurnia Meiga mengungkapkan, baru mengetahui nama penyakit mata yang dideritanya selama ini adalah Papiledema.
Papiledema merupakan jenis penyakit yang merenggut penglihatan akibat adanya pembengkakan syaraf optik pada mata.
Kondisi ini muncul karena dipicu beberapa sebab, seperti cedera kepala, pendarahan dalam otak, tekanan darah tinggi hingga menimbulkan kebutaan permanen.
Kurnia Meiga pun tak segan membeberkan awal mula ia mengalami sakit mata ini, hal itu dimulai saat ia selesai makan malam pada Agustus 2017.
Awalnya ia ragu terdapat gangguan penglihatan, karena sempat kembali normal meski ketika digunakan untuk berkedip matanya seperti kembali tertutup dan hanya bisa melihat bayangan.
Padahal, kata dia, selama ini dirinya tidak pernah cedera di kepala atau sakit lainnya.
Baca Juga: Pertalite Tak Berubah, Harga BBM Non Subsidi Ada yang Naik Hari Ini
"Selama ini dokter hanya bilang penyakit langka, tetapi tidak disebutkan namanya," ucap Kurnia Meiga.
Dia menceritakan, di mana saat itu bulan Agustus. Setelah makan malam dirinya tidur, hingga kemudian di tengah malam sekitar pukul 1 dini hari ia terbangun dan muntah-muntah.
"Namun, mata masih normal. Sekitar jam 7 pagi, terasa mual. Siang harinya, mata saya seperti ada tirai yang menutup," ungkap Kurnia Meiga.
Ia sempat mencari banyak pengobatan mulai dari medis hingga alternatif, sayangnya berbagai macam pengobatan yang dilakukan tak berbuah hasil manis.
Ia pun tak sedikit dalam mengeluarkan biaya, bahkan termasuk akupuntur pun turut dicoba Kurnia Meiga, akan tetapi sama saja.
"Sudah jalani terapi, tetapi tidak ada hasil." kata menambahkan.
Berita Terkait
-
Bima Sakti Cukup Puas dengan Hasil Seleksi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023
-
Persija dan PSM Ogah Lepas Pemain ke Timnas Indonesia, Erick Thohir: Kami Tak Mau Otoriter, PSSI yang Sekarang Terbuka
-
Sering Jadi Perbincangan, Ini Tiga Gol Cantik Sepanjang Pertemuan Timnas Indonesia Vs Malaysia di Piala AFF dari Waktu ke Waktu
-
Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama Torehkan Rekor Fantastis di Eropa
-
Bima Sakti Akui Timnas Indonesia U-17 Masih Cari Pemain di Empat Posisi Ini
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!