Sempat ramai sebelumnya, muncul laporan yang menyebutkan kalau kualitas dari Liga Super Malaysia masih di bawah Liga 1 Indonesia. Yakni dalam laporan berikut INI.
Namun keduanya masih tertinggal dari liga lain di Asia Tenggara, bahkan masih di bawah kasta kedua dari Liga Thailand saat ini, Thai League 2.
Disebutkan kalau laporan tersebut menyampaikan perbandingan kualitas antara Liga 1 Indonesia dan Liga Super Malaysia.
Hal ini diungkap berdasarkan apa yang disebut-sebut oleh beberapa pemain dari Asia Tenggara sebagai lebih unggul.
Namun demikian, walaupun demikian, kualitas kedua liga negara tetangga ini masih belum dapat menyamai standar yang diberikan oleh Thai League 1 dan Thai League 2 yang beroperasi di Thailand.
Berdasarkan informasi dari Harimau Malaya, dalam hal kualitasnya, saat ini Thai League 2 dianggap memiliki tingkat kompetitif yang lebih tinggi dan bahkan melampaui liga-liga dari negara-negara Asia Tenggara.
"Berdasarkan laporan suku ketiga 2023 dari TeamForm.com menyaksikan Liga Super Malaysia berada di kedudukan ke-39 Asia, naik satu tangga dari sebelum ini yang berada di kedudukan ke-40."
"Manakala Thai League 2 pula berada di kedudukan ke-32 dan Thai League 1 jauh di hadapan dengan berada di kedudukan ke-17," tambah media tersebut.
Berdasarkan laporan tersebut, Liga Super Malaysia masih berada di bawah Liga 1 Indonesia dan juga Liga V atau Liga Vietnam.
"Bukan sahaja ketinggalan kepada Thailand, Liga Super Malaysia turut berada di belakang liga beberapa negara jiran lain seperti Liga 1 Indonesia (ke-37) dan V. League (ke-35)."
Sebagai informasi tambahan, sebelumnya pemain Malaysia Junior Eldstal yang pernah bermain di Liga Super Malaysia bersama klub raksasa Johor Darul Ta'zim (JDT), mengakui bahwa kualitas Liga Indonesia tergolong bagus, terutama klubnya saat ini, Dewa United.
"Banyak kualitas yang saya lihat dari para pelatih dan pemain Dewa United. Saya suka suasana ini," ujarnya seperti yang dikutip dari Makan Bola.
Dia juga menyatakan bahwa Liga Indonesia saat ini merupakan liga yang paling baik.
"Indonesia sekarang adalah yang terbaik, liga terbaik. Banyak tim yang bisa menang dan banyak juga yang bisa tersingkir," tambahnya.
Pertempuran sengit antara setiap tim di dalam liga masing-masing menjadi faktor yang paling signifikan dalam membantu pemain asal Kota Kinabalu ini meraih kembali tempat dalam timnas.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Pendaftaran Bintara Polri 2026 Dibuka, Segini Gaji dan Tunjangannya
-
Bukan Cuma Lokal, Pesona Wisata Ciamis Pikat Turis Asing Saat Libur Lebaran 2026
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Urutan Skincare Viva Cosmetics Pagi dan Malam untuk Atasi Flek Hitam
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta
-
5 Mobil Diesel Keluarga Paling Sangar: Tanjakan Jadi Masalah Sepele
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 Maret 2026: Raih Skin Beat, Desert, dan 8 Luck Royale
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI Kelas Flagship dan Update hingga 6 Tahun
-
4 HP Murah Tahan Air Terbaru Maret 2026 dengan Sertifikasi IP68 dan IP69
-
Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3