Belum lama ini, seorang politisi PDI Perjuangan kembali terseret kasus korupsi. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Ismail Thomas dinyatakan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi, Selasa (15/9).
Menurut survei Puspoll Indonesia tahun 2021, PDI Perjuangan keluar sebagai partai paling bersih dari tindakan korupsi. Namun dengan ditetapkannya Ismail Thomas sebagai tersangka kasus korupsi, hal ini tentu menambah deretan politisi PDIP yang terseret kasus serupa.
Berikut beberapa politisi PDI Perjuangan yang pernah terseret kasus penyelewengan uang negara:
1. Sri Hartini
Lalu ada Sri Hartanti yang terlibat kasus jual beli jabatan pada tahun 2017 di pemerintahan daerah Blitar, Jawa Timur.
Politisi PDIP ini telah mengantongi dana suap dan gratifikasi mencapai Rp2 miliar. Atas tindakanya tersebut, Sri Hartanti dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.
2. Nurdin Abdullah
Politisi PDIP selanjutnya ialah Nurdin Abdullah yang juga merupakan Gubernur Sulawesi Selatan pada masa itu.
Dia dinyatakan bersalah atas kasus suap dan gratifikasi hingga mencapai Rp8 miliar. Akibatnya, hakim menjatuhi hukuman 5 tahuhn penjara dengan denda sekitar Rp500 juta.
Baca Juga: Asian Agri Lakukan Sosialisasi Antisipasi Karhutla di 5 Desa di Sumut
3. Juliari Batubara
Politisi PDI Perjuangan bernama Jualri Batubara merupakan mantan Menteri Sosial di era pemerintahan Jokowi.
Dirinya dinyatakan sebagai tersangka atas kasus korupsi dana Bantuan Sosial Covid-19 pada akhir tahun 2020. Diketahui, Juliari mengantongi dana mencapai Rp32 miliar.
Atas tindakanya itu, Juliari mendapatkan hukuman vonis 12 tahun penjara dengan denda Rp500 juta.
4. Andreau Misanta Pribadi
Seorang staff Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP Andreau Misanta terbukti melakukan korupsi ekspor benih lobster.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar