Debut Aji Santoso sebagai pelatih kepala anyar Persikabo 1973 harus diwarnai dengan kekalahan 0-3 dari Madura United pada pekan kesembilan Liga 1 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (19/8/2023).
Persikabo 1973 harus mengakui keunggulan Madura United yang mampu mencetak tiga gol melalui Francisco Rivera (dua gol) dan Malik Risaldi, demikian catatan Liga Indonesia.
Hasil ini membuat Persikabo 1973 turun ke peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan delapan poin dari sembilan laga, sedangkan Madura United semakin kokoh di posisi puncak dengan torehan 19 poin.
Persikabo 1973 tercatat kalah dominan dibanding Madura United dengan mencatatkan 49 persen penguasaan bola, di sisi lain Madura United mampu melepaskan 15 tendangan yang delapan di antaranya tepat sasaran.
Pada babak pertama, Persikabo 1973 memiliki peluang untuk unggul terlebih dahulu ketika Jose Varela tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Madura United Wawan Hendrawan. Akan tetapi tendangan dari pemain asal Tanjung Verde itu masih menyamping dari jala gawang.
Madura United berbalik memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh yang dilepaskan oleh Francisco Rivera, namun bola masih menyamping dari gawang Husna Al Malik.
Skuad asuhan Mauricio Souza memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dahulu, akan tetapi sundulan Junior Brandao masih dapat dimentahkan oleh Husna Al Malik.
Madura United akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-41 setelah umpan Malik Risaldi dapat dikonversi menjadi gol oleh Rivera sehingga skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, Madura United dapat menggandakan keunggulan berkat sundulan Rivera memanfaatkan umpan silang Bayu Gatra pada menit ke-60.
Unggul dua gol, Madura United semakin nyaman untuk menekan Persikabo 1973 salah satunya melalui upaya tendangan keras Muhammad Tahir namun masih melambung di atas mistar gawang Persikabo 1973.
Madura United mampu menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah Malik Risaldi lolos dari jebakan offside Persikabo 1973 dan membobol gawang dari Husna Al Malik pada menit ke-71.
Tertinggal tiga gol, Persikabo 1973 terus berupaya untuk memperkecil selisih gol, namun hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol yang tercipta sehingga Madura United pun memastikan kemenangan.
Selanjutnya Persikabo 1973 akan bertandang ke markas Arema FC pada pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2023/2024, Minggu (27/8), sedangkan Madura United akan menjamu Bhayangkara FC, Jumat (25/8).
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka