Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ungkit jika tidak bisa membawa tim terbaik di Piala AFF U-23 2023. Namun mereka bisa menghajar Timor Leste dengan skor tipis 1-0.
Dalam pernyataan usai laga, Shin Tae-yong menjelaskan jika hampir tidak bisa membawa 70 persen pemain terbaik.
Bahkan performa tim juga naik turun di tiap laga.
"Beberapa pemain yang kami bawa ke sini, kami tak menyadari bila mereka bisa main di turnamen ini. Dari segi pemanggilan pemain, kami tidak bisa membawa hampir 70 persen dari tim terbaik," ujar Shin Tae-yong setelah pertandingan.
Timnas Indonesia menjaga asa untuk lolos ke semifinal Piala AFF U23 seusai menekuk Timor Leste dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua Grup B di Stadion Rayong Provincial, Rayong, Thailand, Minggu.
Kemenangan Indonesia pada pertandingan ini hadir berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Ramadhan Sananta menjelang berakhirnya babak pertama, demikian catatan AFF.
Hasil ini membuat Indonesia menempati posisi kedua Grup B Piala AFF U23 dengan perolehan tiga poin dengan selisih gol nol dari dua pertandingan, sedangkan Timor Leste berada di peringkat ketiga tanpa poin.
Pada babak pertama Indonesia mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu namun beberapa upaya yang dilancarkan masih belum membuahkan hasil.
Skuad asuhan Shin Tae-yong baru mampu mencuri keunggulan pada menit ke-45 usai umpan yang dikirimkan Beckham Putra dapat dimaksimalkan menjadi gol oleh Ramadhan Sananta sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Baca Juga: Detik-detik Wasit Asal Thailand Anulir Ramadhan Sananta Jebol Gawang Timor Leste
Memasuki babak kedua, Indonesia tidak mengendurkan serangan dan sempat memberikan ancaman melalui tendangan Bagas Kaffa, akan tetapi bola dapat dihalau oleh kiper Timor Leste Georgino Da Silva.
Skuad Garuda Muda kembali memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan melalui upaya Sananta yang memanfaatkan bola liar di kotak penalti Timor Leste, akan tetapi tendangan pemain Persis Solo tersebut masih menyamping dari gawang.
Gelandang Esal Sahrul hampir memberikan gol kedua untuk Indonesia, akan tetapi tendangan mendatarnya masih dapat dimentahkan oleh Georgino.
Indonesia terus menggempur lini pertahanan Timor Leste dan sempat memiliki peluang melalui Sananta dan Muhammad Ragil, akan tetapi peluang yang didapatkan tidak ada yang berbuah menjadi gol.
Sananta sempat kembali membobol gawang Timor Leste, namun tidak disahkan oleh wasit karena hakim garis menganggap pemain tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.
Timor Leste memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika Alexander Moreira mampu melepaskan tendangan keras di kotak penalti Indonesia, akan tetapi bola dapat dimentahkan oleh kiper Ernando Ari.
Selanjutnya Indonesia terus berupaya untuk menambah keunggulan, akan tetapi hingga peluit panjang berbunyi skor 1-0 untuk kemenangan Ramadhan Sananta serta kolega tetap bertahan.
Kini Indonesia masih harus menantikan hasil dari pertandingan pada grup lain agar bisa memastikan langkah ke babak semifinal Piala AFF U23.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri