Pertandingan seru antara Timnas Indonesia dan Timnas Turkmenistan di FIFA Matchday 2023 telah ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepak bola tanah air. Duel ini akan berlangsung pada Jumat, 8 September 2023, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, tepat pukul 19.00 WIB. Sebuah momen yang sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia.
Timnas Indonesia akan kembali tampil di FIFA Matchday setelah pertarungan sengit melawan Timnas Argentina pada Juni 2023.
Sayangnya, dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda harus menyerah dengan skor 0-2 melawan juara Piala Dunia 2022. Namun, semangat untuk meraih kemenangan masih menyala di dalam hati para pemain.
Jadwal FIFA Matchday selanjutnya membawa Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Turkmenistan.
Timnas Indonesia belakangan ini mengalami pasang surut dalam performa mereka di FIFA Matchday.
Mereka bermain imbang 2-2 melawan Timnas Burundi pada Maret 2023, kemudian bermain imbang 0-0 dengan Timnas Palestina pada Juni 2023, dan menghadapi kekalahan dari Argentina.
Hasil-hasil tersebut telah berdampak pada peringkat FIFA Timnas Indonesia yang kini terhenti di peringkat ke-150 dunia.
Pertandingan melawan Timnas Turkmenistan diharapkan menjadi momen penting bagi Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya untuk bangkit dan kembali meraih kemenangan yang selama ini ditunggu-tunggu.
Penting untuk dicatat bahwa Indonesia memiliki rekor yang menguntungkan dalam pertemuan melawan Timnas Turkmenistan.
Baca Juga: Anthony Ginting Hampir Habis, Harus Mendapat Pelapis yang Sepadan
Dari empat pertemuan sebelumnya, Tim Merah Putih berhasil memenangkan dua pertandingan, sekali kalah, dan satu kali bermain imbang.
Rekor positif ini memberikan harapan kepada Timnas Indonesia untuk tampil kuat dalam pertandingan ini.
Meskipun begitu, kita tidak bisa melupakan bahwa pertemuan terakhir antara kedua tim sudah berlangsung lebih dari 12 tahun yang lalu, yakni pada 28 Juli 2011.
Pada saat itu, Indonesia memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 4-3 melawan Timnas Turkmenistan dalam laga Pra Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Pertandingan kali ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Mereka akan bermain tanpa beberapa pemain andalan yang berusia di bawah 23 tahun.
Meski begitu, pelatih Shin Tae-yong telah memanggil sejumlah pemain muda berbakat untuk mengisi kekosongan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?
-
Aturan Baru, Hanya 6 Jenis Pekerjaan Ini yang Boleh Dikelola Perusahaan Outsourcing
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
Jangan Asal Cuci! Begini Cara Merawat Sepatu Lari ala dr. Tirta Biar Tak Bau dan Lebih Awet
-
Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku
-
5 Rekomendasi Produk Wardah Wudhu Friendly untuk Perawatan dan Makeup Sehari-hari
-
Saat Crush Mengetahui Rahasia Terbesarmu dalam Web Series To Two
-
Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya
-
Antara Adab dan Inferioritas: Membaca Ulang Warisan Mentalitas Kolonial