Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, telah mendapatkan kritik keras dari pengamat atau analis sepak bola luar negeri, Ben Griffis, setelah dikabarkan akan bergabung dengan klub K League, Suwon FC, pada Januari 2024.
Ben Griffis merespons kabar ini dengan mengatakan bahwa Pratama Arhan memiliki potensi untuk bersaing di Liga Jepang atau Korea Selatan.
Namun, Griffis mengkhawatirkan bahwa jika tim yang membelinya hanya berpikir tentang pemasaran, maka hal tersebut akan berdampak buruk pada perkembangan sang pemain.
Griffis mengekspresikan kekhawatirannya melalui Twitter, menyebutkan bahwa jika Pratama Arhan hanya dianggap sebagai alat pemasaran sepanjang kariernya, itu akan merugikan perkembangan pemain muda tersebut.
"Bagaimana jika Arhan hanya sekedar alat pemasaran seumur hidupnya," tulis Ben Griffis di Twitter, dikutip pada Rabu (27/9/2023).
"Suwon FC selangkah lebih maju dari Verdy. Saya tahu dia punya potensi tapi pada dasarnya dia tidak bermain sepak bola di klub sejak pindah ke Verdy yang 100% akan merugikan perkembangan pemain muda."
Menurut Griffis, dalam responsnya terhadap salah satu komentar warganet, sebuah tim seharusnya merekrut pemain dengan tujuan memberinya kesempatan nyata untuk berkembang.
Jika cuma mementingkan marketing, hal itu disebutnya sebagai perlakuan yang buruk terhadap pemain.
"Mengontrak pemain untuk tidak memberinya peluang nyata tetapi hanya untuk keterlibatan/pemasaran adalah hal yang buruk," tulis Griffis.
Baca Juga: Batal Perkuat Timnas Indonesia U-24, Begini Kondisi Terkini Beckham Putra
"Mendatangkan pemain untuk pengembangan dan prospek sekaligus memasarkannya adalah hal yang bagus."
Lebih jauh, Griffis menuding Tokyo Verdy menjadi contoh sebuah klub hanya mementingkan pemasaran alih-alih punya niat tulus untuk memberi ruang bagi pemain, dalam hal ini Pratama Arhan untuk berkembang.
"Sepertinya Verdy tidak pernah memberinya kesempatan dan kemudian memasarkannya, itu buruk," tegas Griffis.
"Verdy hanya tampaknya tidak peduli untuk mengembangkannya dan seluruh liga berusaha sekuat tenaga untuk memasarkannya."
Selama bermain untuk Tokyo Verdy sejak musim lalu, Pratama Arhan hanya tampil dalam empat pertandingan dengan menit bermain yang sangat terbatas.
Statistik menunjukkan bahwa Arhan hanya bermain selama 45 menit di J2 League musim lalu dan hanya bermain selama 10 menit di J League 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?