Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan respons terhadap kontroversi keputusan wasit dalam pertandingan antara Persija Jakarta dan Bali United.
Duel Persija vs Bali United berlangsung dalam laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2023-2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (24/9/2023).
Pelatih Persija dan pemain Riko Simanjuntak memprotes keras kepemimpinan wasit usai mereka ditahan imbang Bali United 1-1.
Keduanya memprotes karena menganggap Persija harusnya dapat penalti ketika Witan Sulaeman dijatuhkan di kotak terlarang.
Meski enggan menuding, Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kecurangan yang dapat merusak sepak bola Indonesia.
Terkait kinerja wasit, Erick menegaskan bahwa PSSI tidak akan segan membawa mereka ke jalur hukum andai terbukti main kotor.
“Wasit itu juga manusia. Kita sudah dorong wasit itu ada BPJS Kesehatan. Terjamin. Belum pernah ada selama berinvestasi," kata Erick Thohir dikutip dari Antara, Rabu (27/9/2023).
"Pendanaan buat wasit, ya maksudnya secara dia meniup sudah standar yang bagus. Kalau ternyata wasitnya masih kotor, ya kita penjarakan."
Erick Thohir menjelaskan bahwa pihaknya akan terbuka terhadap siapa pun yang melaporkan adanya tindakan curang dalam sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Lionel Messi Cuma Cengengesan, Inter Miami Kalah dari Houston Dynamo di Final US Open Cup 2023
Pria yang juga menteri BUMN itu pun menjelaskan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk membersihkan sepak bola Indonesia dari praktik-praktik yang merugikan.
Dia juga mengatakan bahwa jika ada bukti yang mendukung tuduhan kecurangan, maka pihak tersebut dapat mengadukannya ke Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola yang telah dibentuk.
Satgas ini beranggotakan Maruarar Sirait, Najwa Shihab, Ardan Adiperdana, dan Akmal Marhali.
“Jangan saling tuduh-tuduh, tetapi nggak ada bukti. Buktiin. Sekarang kita sudah punya Satgas Mafia Bola. Mereka bisa punya hotline sekarang,” kata Erick Thohir.
“Saya pun siap dipanggil sama satgas kalau ada kecurangan saya. Artinya apa? Sekarang publik diberi akses. Jadi kalau tadi media ada laporan, laporin ke satgas. Apalagi kita sudah bekerja sama, satgas ini dengan pihak polisi,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudah Dipakai Pemula! 5 Liquid Eyeliner untuk Hasil Garis Tajam dan Presisi
-
BabyMonster Rilis MV 'I Like It': Cara Jenius Taklukkan Musim Panas dengan Keberanian!
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
Cara Pilih Cushion untuk Kulit Berminyak, Lengkap 2 Rekomendasi Terbaik
-
Dari Istana ke Paspor: Mengapa Politik Menentukan Kesempatan Kerja?
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan