- Megawati Soekarnoputri menerima Doktor Honoris Causa ke-11 dari PNU, Arab Saudi, Senin (9/2) atas kiprah kepemimpinan politik.
- Megawati akan menyampaikan orasi tentang pemberdayaan perempuan dalam pemerintahan, relevan dengan karakter universitas tersebut.
- Penganugerahan ini menjadikan Megawati tokoh non-Arab Saudi pertama yang menerima gelar kehormatan dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University.
Suara.com - Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menerima penganugerahan Gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi, pada Senin (9/2). Penganugerahan tersebut menjadi simbol pengakuan internasional atas kiprah Megawati dalam kepemimpinan politik dan pemberdayaan perempuan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah menyampaikan, dalam agenda tersebut Megawati juga akan menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Negara”. Topik itu dinilai relevan dengan karakter PNU sebagai institusi pendidikan khusus perempuan terbesar di dunia.
"PNU merupakan universitas perempuan terbesar di dunia dan ini sebagai apresiasi atas upaya luar biasanya sebagai presiden perempuan pertama Republik Indonesia," kata Basarah dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.
Basarah menjelaskan, gelar doktor kehormatan dari PNU ini menjadi gelar Doctor Honoris Causa ke-11 yang diterima Megawati, setelah sebelumnya memperoleh 10 gelar doktor kehormatan dan tiga profesor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional.
Ia menilai penganugerahan tersebut mencerminkan pengakuan global terhadap dedikasi Megawati di bidang politik dan sosial. Selama menjabat sebagai Presiden RI periode 2001–2004, Megawati disebut berkontribusi signifikan dalam penguatan demokrasi serta hubungan internasional Indonesia.
"Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di dunia di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar,” kata dia.
Menurut Basarah, penganugerahan itu juga memiliki makna strategis bagi dunia Islam dan gerakan emansipasi perempuan. Sosok Megawati dinilai dapat menjadi referensi penting bagi institusi pendidikan dan negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
"Dan mungkin dapat menjadi role model bagaimana di negara-negara dunia Islam lainnya, emansipasi perempuan dan memberikan perempuan pada tempat dan hak yang sama dengan kaum laki-laki," kata dia.
Penganugerahan Doctor Honoris Causa tersebut sekaligus menegaskan posisi Megawati sebagai tokoh perempuan dunia yang kiprahnya melampaui batas nasional, khususnya dalam mendorong kesetaraan gender di ruang kepemimpinan negara.
Baca Juga: Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
Berita Terkait
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Outlook Negatif Moodys Jadi Alarm Keras, PDIP Soroti Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus