Sosok pelaku perundungan atau bullying siswa SMP di Cilacap akhirnya diungkap ke publik. Pelaku tersebut berinisial MK yang merupakan siswa SMPN 2 Cimanggu, Cilacap.
MK langsung diamankan pihak kepolisian usai melakukan perundungan terhadap adik kelasnya pada Selasa (26/9/2023).
MK ternyata sosok yang berprestasi. MK merupakan seorang jawara silat dan berprestasi dalam lomba tilawah atau baca indah ayat Kitab Suci Al Quran.
Namun, prestasinya itu tersamarkan dengan perangainya. Pasalnya, MK ternyata merupakan ketua geng sekolah.
Fakta itu diungkapkan oleh Wakapolresta Cilacap, AKBP Arif Fajar Satria yang menangani kasus MK.
Alih-alih menggunakan kemampuan silatnya untuk kebaikan, MK justru menghajar adik kelasnya sendiri.
AKBP Arif mengungkap perundungan tersebut bermula ketika MK mendengar bahwa korban perundungan telah bergabung dengan geng lain.
MK sontak naik pitam mendengar fakta tersebut dan langsung melabrak korban hingga menghajarnya.
Pihak sekolah kaget MK pelaku bullying
Baca Juga: Masih Diberi Waktu, Ini Jadwal TikTok Shop Resmi Ditutup Pemerintah
Pihak sekolah dibuat kaget lantaran mendengar bahwa MK melakukan perundungan.
Kepala sekolah MK berinisial WH kepada wartawan, Rabu (27/9/2023) mengungkap bahwa sosok pelaku bullying tersebut kerap menorehkan prestasi hingga tingkat kabupaten.
MK diungkap telah memboyong segudang trofi kejuaraan pencak silat dan mengharumkan nama sekolahnya.
Sontak, WH kaget lantaran tak menduga bahwa siswa yang selama ini aktif dan berprestasi tersebut ternyata berkelakuan bengis.
Bukan cuma itu, WH mengungkap bahwa MK juga merupakan seorang juara tilawah dan mewakili sekolahnya dalam kejuaraan di tingkat kecamatan.
WH turut miris saat mengetahui keberadaan geng di sekolahnya. WH lebih kaget lagi kala mengendar bahwa MK yang ia kenal sebagai anak berprestasi merupakan ketua dari geng nakal tersebut.
Berita Terkait
-
Tiara Andini Murka Lihat Kelakukan Pelaku Bullying Pelajar Cilacap Sampai Berkata Kasar
-
Tampang Pelaku Perundungan Siswa SMP Cilacap, Pakai Peci dan Pasang Wajah Memelas
-
Motif Pelaku Bully di Cilacap Berawal dari Hal Sepele, Berhubungan dengan Geng SMP
-
Profil Pelaku Bullying Cilacap: Jawara Silat dan Tilawah, Siapa Namanya?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026
-
Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Kenapa Masakan Ibu Selalu Terasa Lebih Enak? Ternyata Ini Rahasia yang Jarang Disadari
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha