Menteri Pertanian sekaligus politikus Partai NasDem, Syahrul Yasin Limpo dikabarkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo di Jalan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (28/9/2023) sore. Penggeledahan itu berlangsung sampai Jumat (29/9/2023) pagi.
Dikabarkan menjadi tersangka kasus korupsi, Syahrul Yasin Limpo menyusul nasib mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. Keduanya sama-sama kader Partai NasDem.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sempat mengancam akan membubarkan partai jika ada kadernya yang terseret kasus korupsi.
Ancaman itu dilontarkan Surya Paloh saat pembekalan caleg Partai NasDem yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta pada 2015 silam.
"Tidak layak Partai NasDem dipertahankan," ucap Surya Paloh kala itu.
Namun, kini ada dua menteri dari Partai NasDem yang terseret kasus korupsi. Akankan Surya Paloh menepati janjinya untuk membubarkan Partai NasDem?
Pada tahun yang sama, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proses penanganan kasus bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Saat itu, janji Surya Paloh diungkit. Politikus NasDem Luthfi Andi Mutty mengatakan bahwa pernyataan Paloh berlaku jika kader melakukan korupsi terstruktur dan masif di internal partai. Menurutnya, kasus korupsi Rio saat itu tidak ada kaitannya dengan partai.
Baca Juga: LPDB-KUMKM Dukung Program Hilirisasi Komoditas Pangan dari Koperasi Sektor Riil
Berselang delapan tahun, Sekjen NasDem Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BTS oleh Kejaksaan Agung.
Plate ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung setelah ditetapkan sebagai tersangka.
Kini, Syahrul Yasin Limpo sebagai menteri dari NasDem yang dikabarkan menjadi tersangka kasus korupsi menyusul Johnny G Plate.
Publik pun mengingat-ingat janji Surya Paloh yang akan membubarkan NasDem jika ada kadernya yang terseret kasus korupsi.
NasDem Belum Dengar Kabar Syahrul Tersangka
Partai NasDem mengaku belum mendengar kabar jika Syahrul Yasin Limpo telah ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Deretan Koleksi Mobil Yahud Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka
-
Lihat Harta Kekayaan Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka Korupsi
-
Profil Lengkap Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka Korupsi
-
Denny Siregar Soroti Kasus Korupsi yang Diduga Melibatkan Syahrul Yasin Limpo: NasDem Habis Diobok-obok
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil