Pelatih Indra Sjafri gagal membawa Timnas Indonesia U-24 mengukir sejarah di Asian Games 2022. Namun Indra masih memiliki tugas khusus berikutnya dari PSSI.
Indra Sjafri baru saja memimpin Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022. Namun laju Garuda Muda harus terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan Uzbekistan 0-2.
Kekalahan tersebut membuat tim Merah Putih gagal ukir sejarah untuk pertama kalinya, Indonesia lolos ke babak delapan besar cabor sepak bola Asian Games 2022.
Indra mengatakan tugasnya untuk Asian Games sudah sampai di sini. Namun, ia masih punya pekerjaan dari PSSI yakni loloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia U-20 2025.
"Ini multi event, jadi tidak ada kelanjutannya. Abis ini Asian Games, kita tunggu 4 tahun ke depan," kata Indra Sjafri dalam konferensi pers usai laga.
"Setelah ini ada tugas khusus ke saya yaitu U-20 untuk Piala Dunia U-20 2025. Multi event stop di sini setelah itu tunggu 4 tahun," jelas mantan juru formasi Bali United tersebut.
Di Asian Games, Timnas Indonesia memang sulit menembus babak delapan besar. Pencapaian saat ini sama dengan dua edisi sebelumnya yaitu 2018 dan 2014.
"Mohon maaf kepada masyarakat kami sebenarnya bertekad untuk melebihi pencapaian Asian Games yang lalu," terangnya.
"Semua pemain sebenarnya fokus untuk mencapai 8 besar, tapi anak-anak sudah berjuang maksimal, dan kami tidak bisa melakukannya," pungkasnya.
Baca Juga: Memahami 8 Value yang Berdampak Positif dalam Kehidupan Seseorang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos