Seorang kepala sekolah dasar di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghukum tiga siswa untuk menjilat tembok hingga menelan kertas.
Hukuman itu diberikan karena sejumlah siswanya bermain sumpit-sumpitan menggunakan sedotan bekas es cendol di dalam kelas.
Awalnya, tiga siswa SD itu bermain sumpit-sumpitan di dalam kelas. Beberapa teman lalu melaporkan kepada kepala sekolah.
Kepala sekolah itu langsung memanggil ketiga muridnya yang ketahuan bermain sumpit-sumpitan di kelas. Ia lalu menyuruh tiga siswa tersebut untuk menjilat tembok, pintu, dan kaca.
Tak sampai di situ, kepala sekolah juga meminta para siswa untuk memakan kertas. Jika tidak mau melakukan hukuman, tiga siswa itu tidak diperbolehkan pulang.
Kejadian ini pun disaksikan oleh teman-teman sekolah ketiga murid yang diminta jilat tembok hingga menelan kertas tersebut.
Selain itu, kepala sekolah di NTT juga sempat memukul ketiga muridnya menggunakan kayu.
Berita Terkait
-
Kepsek SMPN 2 Cimanggu Dituduh Bela Pelaku Perundungan, Netizen: Mungkin Itu Jawab Pertanyaan Wartawan
-
Viral Perundungan Siswa SD di Pontianak, Cegat dan Ajak Duel Teman hingga Terbaring di Jalan
-
Kepsek Ungkap Pelaku Bully Juara Pencak Silat di Cilacap, Publik Cibir Prestasinya
-
Kasus Toilet Pintar Makassar, Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Akan Periksa Kepala Sekolah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak