Shin Tae-yong telah membuat kejutan jelang FIFA Matchday Oktober 2023 dengan memanggil tiga pemain debutan untuk laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua dari tiga pemain ini dipanggil untuk menggantikan posisi Jordi Amat dan Yance Sayuri yang cedera.
Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada tanggal 12 dan 17 Oktober 2023.
Awalnya, Shin Tae-yong memanggil 25 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (training camp) yang dijadwalkan pada tanggal 9 Oktober mendatang.
Namun, karena cedera Jordi Amat dan Yance Sayuri, Shin Tae-yong harus mencari pengganti untuk posisi tersebut.
Situasi ini memberikan peluang bagi dua pemain Timnas Indonesia U-20 untuk naik ke tim senior dan mendapatkan pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia.
Dua pemain Timnas Indonesia U-20 itu akan menjadi pemain debutan di skuad senior Garuda bersama Arkhan Fikri yang sejak awal masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk laga kontra Brunei Darussalam.
Berikut 3 Pemain Debutan yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam:
1. Hokky Caraka
Hokky Caraka turut menjadi pemain jebolan Timnas Indonesia U-20 yang dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia level senior jelang laga kontra Brunei.
Hokky dipanggil bersamaan dengan Dzaky dan bek senior Fachruddin Aryanto menyusul cederanya Jordi Amat dan Yance Sayuri.
Menyitat Transfermarkt, Hokky Caraka telah tampil 13 kali untuk PSS Sleman musim ini dengan torehan dua gol dan satu assist.
Sebelum dipanggil ke timnas senior, Hokky sudah malang melintang bermain untuk timnas Indonesia level kelompok umur dari U-19, U-20, U-22 dan U-23.
Dalam periode tersebut, Hokky tercatat telah mencetak 10 gol di lintas kelompok umur.
2. Dzaky Asraf
Pemain sayap PSM Makassar, Dzaky Asraf untuk pertama kalinya dipanggil pelatih Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia level senior.
Pemain kelahiran Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada 6 Februari 2003 dipanggil setelah Yance Sayuri dicoret karena masalah cedera.
Di PSM Makassar, Dzaky telah tampil sebanyak 37 kali di Liga 1 musim 2022/2023. Ia juga menjadi salah satu pemain kunci PSM Makassar yang berhasil meraih peringkat ketiga di Liga 1 musim 2022/2023.
Sebelum dipanggil ke level senior, Dzaky merupakan salah satu pemain andalan Timnas Indonesoa U-20. Menyitat Transfermarkt, dia 11 kali bermain untuk tm kelompok umur itu di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan