Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, ikut menjadi narasumber dalam film dokumenter yang dirilis Netflix. Diketahui, film dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso" itu mengulik misteri kematian Wayan Mirna Salihin dengan kopi siandia.
Dalam kasus itu, Jessica Wongso sudah ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan Mirna dalam persidangan pada 2016 silam. Ia juga telah dijatuhi vonis hukuman 20 tahun penjara.
Namun imbas dirilisnya film dokumenter Ice Cold, opini publik mengenai kematian Mirna mulai terbelah. Tak sedikit yang percaya bahwa Jessica Wongso mungkin saja bukan pembunuh Mirna.
Apalagi dalam persidangan, tidak ditemukan bukti yang kuat jika Mirna dibunuh Jessica. Kejanggalan semakin bertambah setelah terungkap jenazah Mirna tidak pernah diauntopsi secara menyeluruh oleh pihak penyidik.
Fakta-fakta itu memicu berbagai teori konspirasi hingga spekulasi liar. Terlebih pengacara Jessica, Otto Hasibuan, juga membela habis-habisan kliennya dan menilai Jessica seharusnya tidak bisa dihukum 20 tahun penjara.
Dalam wawancara terbaru, Otto kemudian menceritakan awal mula ia ditawari Netflix untuk tampil di film dokumenter itu. Ia mendapatkan tawaran dari seorang produser bernama Rob dari London, Inggris.
"Saya tiba-tiba dihubungi dari Netflix, produser namanya Rob dari London dan ada juga grup mereka dari Singapura," ungkap Otto dalam akun YouTube Dedy Corbuzier, Jumat (6/10/2023).
Otto Hasibuan mengaku dirinya tak pernah mengenal orang-orang yang membuat film dokumenter Ice Cold itu. Karena itu saat pertama kali mendapat tawaran, Otto langsung meminta izin terlebih dulu kepada Jessica Wongso.
Otto kemudian berdiskusi dengan kliennya mengenai apakah akan menerima tawaran tampil di film dokumenter itu atau tidak. Dalam diskusi itu, Jessica sempat mempertimbangkan masak-masak.
Baca Juga: Wawan Eks Kiper Persib Diduga Jadi Kurir Korupsi BTS 4G, Segini Gaji Kiper Tim Indonesia
"Setelah konsultasi, Jessica tanya (kepada saya) apa baiknya (tampil di film dokumenter Ice Cold)," beber Otto.
"Saya bilang jangan berpikir baik atau buruk, nyatakanlah yang sebenarnya dan saya tidak mau berpura-pura di sini. Akhirnya dia mau dengan segala risikonya," sambung mertua Jessica Mila.
Akhirnya, Jessica Wongso memberikan izin agar kasusnya diadaptasi ke dalam bentuk film dokumenter. Mengenai itu, Otto mengaku baik dirinya maupun Jessica Wongso tidak menerima bayaran sepeser pun dari pihak Netflix saat bersaksi dalam film dokumenter tersebut.
Alasannya, orang-orang membuat film dokumenter Jessica Wongso sebagai karya jurnalistik. Artinya, film dokumenter itu akan dibuat berimbang dan tidak berpihak kepada keluarga korban maupun pelaku.
"Mereka bilang ini film karya jurnalis, sehingga tidak ada yang dibayar. Jadi biar Jessica, saya atau siapa pun tidak mendapat bayaran," tandas Otto.
Karena itu, pembuatan film dokumenter ini juga melibatkan banyak narasumber terkait kasus Kopi Sianida, termasuk sisi Mirna Salihin maupun Jessica Wongso.
Berita Terkait
-
Film Ice Cold Bikin Opini Publik Soal Jessica Wongso Terbelah, Otto Hasibuan Ngaku Tak Terima Bayaran
-
Otto Hasibuan Tawarkan Pengajuan Grasi ke Presiden, Begini Jawaban Jessica Wongso yang Bikin Pengacara Itu Menangis
-
Intip Rumah Mewah Otto Hasibuan, Pengacara Kondang yang Tangani Kasus Jessica Wongso
-
Kesaksian Otto Hasibuan, Perbedaan Sikap Jessica di Persidangan dan Luar Ruang Sidang: Dia Meraung-raung
-
Tiga Misteri Peran 'Janggal' Polisi di Kasus Kopi Sianida: Krishna Murti, Autopsi, Rumah Digeruduk
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Indomaret, Kuota Terbatas!
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Purwakarta - Karawang, Cocok untuk Keluarga dan Gen Z
-
5 Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch: Desain Premium, Harga Merakyat
-
Lip Mask Sebaiknya Dipakai Kapan? Intip 5 Rekomendasi Terbaik untuk Atasi Bibir Hitam
-
Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja
-
DanMachi Resmi Umumkan Kehadiran Season 6 di Perayaan 10 Tahun Anime