Tim PSMS Medan bertekad untuk meraih poin penuh saat bertandang ke markas PSPS Riau pada laga lanjutan Liga 2 Grup 1 yang akan digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Minggu (14/10).
"Kami akan mengusung strategi berbeda demi memuluskan langkah meraih poin penuh untuk hasil maksimal menghadapi PSPS," kata pelatih kepala PSMS, Miftahudin Mukson seperti dikutip Antara, Sabtu (14/10).
Perubahan yang diusung PSMS untuk menghadapi PSPS yang sekarang ditangani mantan pelatih PSMS, Ridwan Saragih itu diharapkan bisa menjadi senjata memuluskan misi tersebut.
"Artinya memang harus lebih hati-hati, bagaimana pun skuad PSMS Medan yang membentuk dia (Ridwan Saragih) dan dia tahu persis kedalaman skuad saya. Tapi saya sudah berusaha untuk membuat suatu perubahan yang mungkin tidak diketahui coach Ridwan," ujar Miftahudin.
Ia mengatakan, PSPS yang saat ini sebagai juru kunci klasemen sementara, tidak dapat dipandang sebelah mata. Apalagi PSPS selain dilatih pelatih baru, juga bermain di kandangnya sendiri.
"Tidak ada di sini tim yang terpuruk atau segala macam. Saya juga harus mewaspadai kebangkitan PSPS, saya yakin mereka tidak mau terpuruk. Apalagi di kompetisi ini kan beda-beda tipis nilainya. Artinya siapa yang paling siap besok akan memenangkan pertandingan," kata Miftahudin.
Menurut Miftah, sebagai pelatih yang memiliki latar belakang yang hampir sama, ia dan Ridwan sama-sama tahu antara satu dengan yang lain.
Khusus untuk PSMS, kata Miftah, timnya akan mengerahkan semua energi yang dimiliki untuk bisa bermain dan meraih hasil maksimal.
"Di sepak bola tidak ada rahasia, kami sama-sama tahu, coach Ridwan bukan orang baru bagi saya. Kami sama-sama di Angkatan Darat, di PSAD di PS TNI, kami sudah sama-sama tahu dan kami tidak pernah tertutup, selalu terbuka. Apa yang diketahui coach Ridwan saya juga tahu," ungkapnya.
Baca Juga: Super Pede! Shayne Pattynama Yakin Timnas Indonesia Pesta Gol Lagi di Kandang Brunei
Menggelar persiapan selama enam hari di Pekanbaru usai meraih hasil imbang 2-2 kontra Semen Padang, Miftah mengatakan timnya sudah siap melakoni pertandingan besok. Soal adaptasi terhadap teriknya cuaca di Pekanbaru, ia meyakini pemain PSMS juga sudah siap.
"Hari ini kami coba lapangan, alhamdulillah semua berjalan lancar dan tinggal besok pertandingan. Kami dari Medan ke Padang bawa 24 pemain. Dari Padang ke Pekanbaru 24 pemain. Insyaallah semua siap. Pekanbaru lebih panas, dan mudah-mudahan tidak terpengaruh cuaca, karena kami juga sudah enam hari di sini. Mudah-mudahan proses adaptasi cuaca di Pekanbaru bisa berjalan dengan lancar," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Kamera Mumpuni dan Baterai Tahan Lama
-
Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi
-
Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana
-
Evaluasi Boleh, Bubar Jangan! Suara Relawan SPPG Blitar Raya Dukung Program MBG
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
UAS Beberkan soal Rekaman KPK, Sebut Abdul Wahid Ngaku Diancam
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?