Persija Jakarta dipermalukan 1-2 dari RANS Nusantara FC dalam laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, dan tak hanya aksi di lapangan yang menjadi sorotan, tetapi juga keributan kecil antarsuporter yang meletus usai pertandingan berakhir.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Persija Jakarta terlebih dahulu harus menelan dua gol dari RANS Nusantara FC. Gol-gol tersebut dicetak melalui eksekusi penalti oleh Evandro Brandao pada menit ke-11 dan Angelo Meneses pada menit ke-56. Persija Jakarta mendapati diri mereka tertinggal.
Namun, semangat Persija tidak padam. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58 ketika Muhammad Ferarri mencetak gol untuk timnya. Namun, keadaan semakin sulit setelah Rizky Ridho mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-75, membuat Persija harus bermain dengan hanya 10 pemain.
Persija nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-90+4 melalui usaha Witan Sulaeman. Tendangan voli Witan menghantam tiang gawang dan seakan-akan melintasi garis gawang, tetapi sayangnya bola tersebut dianggap tidak masuk oleh wasit Naufal Fairuski. Hasil akhir pertandingan tetap berakhir dengan skor 1-2, keuntungan RANS Nusantara FC.
Setelah wasit Naufal meniup peluit akhir pertandingan, terjadi keributan kecil di tribune utara Stadion Patriot Candrabhaga. Suporter Persija Jakarta saling bentrok, mungkin sebagai ekspresi kekecewaan mereka. Beruntungnya, situasi tidak berlarut-larut dan pihak keamanan berhasil memisahkan kedua kelompok tersebut dengan damai.
Keributan tersebut, seperti yang diyakini, mungkin dipicu oleh kekecewaan akibat hasil buruk yang didapatkan Persija Jakarta. Dengan kekalahan ini, Persija belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di BRI Liga 1 2023/2024.
Di sisi lain, pelatih Thomas Doll dan Wakil Presiden Persija Jakarta, Ganesha Putera, sempat menyuarakan protes kepada asisten wasit setelah pertandingan usai. Namun, protes mereka tidak membuahkan hasil, dan mereka akhirnya mendekati wasit yang masih berada di tengah lapangan. Meskipun upaya protes mereka, keputusan wasit tetap tidak berubah, dan untuk mencegah situasi semakin memanas, wasit akhirnya diamankan oleh petugas keamanan dan dikeluarkan dari lapangan.
Hasil pertandingan yang kurang memuaskan membuat Persija Jakarta tetap berada di peringkat ke-11 dalam klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 20 poin, sementara RANS Nusantara FC menduduki peringkat ketiga dengan koleksi 29 poin.
Baca Juga: Kacau Laga Persita vs Persis, Ada Keributan di Luar Lapangan Hingga Aksi Lempar Batu di Tribun
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana