SUARA DENPASAR - Merayakan kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 bisa dilakukan dengan mengadakan lomba. Berikut adalah 6 ide lomba merayakan kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agutus 2022.
Ide lomba ini bisa dilakukan tanpa banyak mengeluarkan banyak biaya atau murah meriah.
Selain itu, lomba 17 Agustus juga memiliki banyak manfaat seperti semakin akrab dengan tetangga kita.
Nah, langsung saja berikut adalah ide lomba 17 Agustus 2022 dikutip dari Suara Bali.
1. Layangan
Lomba pertama yang bisa kamu gelar adalah lomba layangan. Caranya yatu denga mengumpulkan para peserta di lapangan luas dan berangin, kemudian menerbangkan layangan.
Setiap pemain dapat memodifikasi layangan menjadi berbagai bentuk. Layangan membutuhkan kekuatan angin untuk menerbangkan.
2. Gasing
Ide lomba 17 Agustus lainnya yaitu gasing. Gasing merupakan permainan tradisional berbentuk bulat mengerucut. Mainan ini bisa berputar pada poros bawah yang seimbang dengan satu titik.
Gasing terbuat dari kayu yang dibentuk lingkaran, lonjong, silinder, dan kerucut. Gasing terdiri dari bagian kepala, bagian badan, dan kaki. Ada juga tali penarik yang dililitkan bagian atas. Tali tersebut kemudian ditarik sampai gasing terlepas dan berputar cepat pada porosnya.
3. Boi-Boian
Boi-boian adalah permainan tradisional. Permainan ini dilakukan 5 sampai 10 anak. Alat yang dibutuhkan adalah lempengan batu, atau pecahan genting, dan bola kasti. Sebelum bermain, anak-anak menyusun pecahan genting cukup tinggi. Kemudian salah setiap pemain bergantian melempar tumpukan genting menggunakan bola kecil sampai roboh. Setelah pecahan genting roboh, penjaga mengambil bola kecil lalu melemparkan ke anggota lain.
Para pemain yang terkena bola harus bergantian menjadi penjaga lempengan genting. Tugas penjaga lempengan ini harus melempar bola hingga mengenai pemain lain. Sedangkan pemain yang tidak terkena lempengengan batu bergantian melempar bola ke arah tumpukan batu.
4. Tali Merdeka
Tali merdeka biasanya permainan ini dilakukan oleh tiga orang. Kedua orang memegang tali, sementara satu orang melompati tali yang berputar. Kedua orang akan mengangkat setinggi-tingginya tali seperti gerakan pejuang yang menyerukan merdeka. Tali yang digunakan adalah untaian karet gelang. Biasanya tali karet akan berputar semakin cepat dan semakin tinggi. Ketinggian tali mulai dari selutut, sepinggang, hingga satu kepala. Jika pelompat gagal, kemudian digantikan pemain lain yang memegang tali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
3 Pilihan Setting Spray Satin Finish untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
-
Berhenti Jadi People Pleaser! Ini Cara Mulai Menghargai Diri Sendiri
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027, Ini Daftar Cabornya