SUARA DENPASAR - Luis Milla akhirnya diperkenalkan ke publik setelah penandatangan kontrak sebagai pelatih Persib Bandung selesai. Dari manajemen pun membebankan Luis Milla membawa Persib Bandung menjadi juara di tingkat nasional hingga Asia.
Akan tetapi, fakta membuktikan bahwa sepanjang karier kepelatihan Luis Milla, ternyata belum pernah sekalipun membawa satu klub pun menjadi juara. Tentu, ini tantangan tersendiri ketika Luis Milla diharapkan bisa membawa Persib Bandung sebagai juara (lagi), setidaknya dalam pentas Liga 1.
Persib Bandung memang haus akan gelar juara. Sudah delapan tahun, Persib Bandung absen dari juara. Juara terakhir diraih Persib Bandung pada edisi 2014. Saat itu masih bernama Liga Super Indonesia atau Indonesia Super League. Setelah itu, capaian terbaik Persib hanya sebagai runner-up pada musim lalu, yakni Liga 1 2021/2022.
Bagaimana dengan Persib Bandung di tangan Luis Milla? Belum bisa diprediksi apakah Luis Milla bisa mempersembahkan permainan apik sehingga Persib Bandung kembali menjadi kampiun. Bayangan rekam jejak Luis Milla dalam menangani klub sepak bola justru menghantui. Ya, faktanya, sebagai pelatih, Luis Milla belum pernah membawa satu klub pun menjadi juara.
Luis Milla hanya pernah sekali membawa tim yang dilatihnya meraih juara pada 2011, yakni saat menjadi pelatih timnas Spanyol U-21 pada ajang Piala Eropa. Selebihnya, Luis Milla tidak pernah menorehkan prestasi paling puncak. Bahkan, saat menukangi Timnas Spanyol dalam Olimpiade London 2012, Timnas Spanyol gagal melaju ke babak berikutnya lantaran tersingkir di fase grup.
Bagaimana karier dan prestasi Luis Milla sebagai pelatih dapat dilihat di bawah ini:
- Klub Puzol (2006-2007): -
- Klub Getafe (2007-2008): - (asisten pelatih)
- Timnas Spanyol U-17 (2008-2010) : -
Baca Juga: Terkuak! Kombes Agus Nurpatria Anak Buah Ferdy Sambo Pernah Kawal-Foto Bareng Jokowi
- Timnas Spanyol U-20 (2008- 2010) : -
- Timnas Spanyol U-19 (2008- 2010) : Runner-up Piala Eropa 2010
- Timnas Spanyol U-21 (2010- 2012): Juara Piala Eropa (Euro U-21) 2011
- Timnas Spanyol (2012) : Gugur di fase grup Olimpiade 2012.
- Klub Al-Jazira (Uni Emirat Arab) (2013) : -
- Klub CD Lugo (2015- 2016) : -
- Klub Real Zaragoza Real Zaragoza (2016) : -
- Timnas Indonesia (2017-2018) : Babak 16 besar Asian Games 2018
- Timnas Indonesia U23 (2017-2018) : Perunggu SEA Games 2017
- Klub Persib Bandung (19 Agustus 2022-2024): ???
Asa Juara
Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono buru-buru mengatakan, penunjukan Luis Milla bukan semata untuk kepentingan jangka pendek, yakni memperbaiki performa Persib Bandung dalami sisa musim Liga 1 2022/2023 saja. Upaya membangun kekuatan tim juga tidak bisa dilakukan secara instan, sebaliknya butuh waktu dan proses jangka panjang agar Persib bisa menjadi juara, baik di level nasional maupun Asia.
"Luis Milla merupakan pelatih yang memiliki konsep dan strategi build-up team, sehingga sesuai dengan visi dan misi kami untuk membangun tim PERSIB yang sangat solid dan dapat berprestasi, baik nasional maupun di kompetisi Asia," kata Teddy saat memperkenalkan Luis Milla ke publik, Senin (22/8/2022) dilansir dari persib.co.id.
Teddy berharap, Luis Milla dapat memberikan semangat baru bagi seluruh keluarga besar Persib Bandung dalam masa kontrak selama 2 musim ke depan, dengan opsi perpanjangan.
Luis Milla, kata Teddy, merupakan pelatih bertaraf internasional yang memiliki reputasi baik. Di antaranya prestasi yang pernah ditoreh Luis Milla sebagai pelatih adalah membawa tim Spanyol menjadi juara Piala Eropa U-21 2011. Kemudian meraih medali perunggu SEA Games 2017 dan Babak 16 Besar Asian Games 2018.
"Dengan pengalaman yang luar biasa itu dan tentu saja sudah terbiasa merasakan atmosfer persaingan dan passionate dari fans, kami memutuskan untuk memberikan kepercayaan kepada Luis Milla menjadi pelatih baru PERSIB," tegas Teddy.
Luis Milla sendiri menyatakan, membawa Persib Bali kembali juara merupakan pekerjaan yang luar biasa.
“Saya mengerti PERSIB sangat membutuhkan kemenangan dan hasil yang konkret. Tapi, di sini saya ingin membuat PERSIB lebih memiliki karakter yang kuat dan gaya bermain tersendiri,” jelas Luis Milla.
Meski demikan, mantan pemain Real Madrid, Barcelona dan Valencia ini menyatakan akan bekerja keras dengan mengerahkan seluruh kemampuan demi memuluskan misinya bersama Persib Bandung.
“Jadi, sekarang saatnya kita bekerja. Bukan hanya soal meraih hasil akhir, tapi bagaimana tim ini bisa memiliki gaya bermain yang baik, efisien dan disenangi oleh para bobotoh,” jelas Luis sudah pernah meraih trofi sebanyak delapan kali saat menjadi pemain ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Tablet Premium Vivo Pad 6 Pro Siap Rilis, Andalkan Chipset Tergahar Snapdragon
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Pelaku Pembunuhan Gajah dengan Kepala Terpotong di Pelalawan Ditangkap
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran
-
Apakah Ali Khamenei Keturunan Nabi Muhammad? Wafat dalam Serangan AS-Israel
-
HP Apa yang Tahan Banting? Ini 5 Pilihan dengan Spesifikasi Gahar
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Potret Generasi Sandwich dan Tekanan Finansial Menjelang Hari Raya
-
Fakta Malcolm X: Film Nondokumenter Pertama yang Menembus Kota Suci Makkah