Suara Denpasar- Kerasnya tekanan di sepakbola Indonesia membuat sejumlah pelatih harus mundur dari bangku kepelatihan.
Sebelumnya pelatih Persib Bandung Roberts Alberts, kemudian pelatih Barito Putra, serta PSIS Semarang sudah resmi mundur.
Mereka melepas posisi sebagai pelatih kepala usai hasil minor yang didapat dalam laga yang dijalani.
Kini posisi sebagai pelatih kepala di PSS Sleman yakni Seto Nurdiyantoro juga terancam dilepas oleh sang pelatih.
Seto Nurdiyantoro sedang mempertimbangkan untuk mundur usai timnya dikalahkan oleh Persebaya Surabaya pada pekan ketujuh BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (27/8/2022) malam.
Skuat yang dilatihnya PSS kalah 0-1 dan menjadikan kekalahan ini sebagai yang ketiga PSS di kandang sendiri.
“Saya mohon maaf untuk suporter PSS. Ini kekalahan ketiga di home. Ini tidak baik sama sekali. Setelah ini, saya akan komunikasi dengan keluarga. Kalau keluarga oke, saya lanjut. Yang terpenting adalah dukungan istri dan anak. Tunggu saja seminggu kedepan,” kata Seto Nurdiyantoro usai pertandingan.
Dia menyebutkan, jika nanti di laga pekan kedelapan lawan Dewa United FC pada Minggu (4/9/2022) mendatang masih bersama PSS, berarti dia masih akan berlanjut. Dan jika tidak, maka berarti adalah sebaliknya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet
-
Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah, AHY: Laki-laki dan Wanita Tak Boleh Jadi Korban
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Minim Kasus Mogok, Berkendara Lebih Tenang dan Aman
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia