SUARA DENPASAR - Awal mula kasus pembunuhan pegawai bank di Bali ternyata berawal dari perkenalan dan hubungan asmara antara pelaku yang seorang duda dan korban seorang janda. Nova Sandi Prasetia (31) yang seorang duda memacari korban I Gusti Agung Mirah Lestari (42) yang seorang janda.
Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Polda Bali, Senin (29/8/2022). Kepada awak media, pelaku Nova Sandi Prasetia mengatakan, dirinya berkenalan dengan korban Gung Mirah pada Juli 2022 lalu. Keduanya berkenalan melalui sambungan telepon.
"Saya dikasih nomornya oleh teman saya. Kami berkenalan," kata Nova Sandi Prasetia.
Dari kenalan itu, pelaku yang juga merupakan seorang duda ini menjalani hubungan asmara dengan korban yang berusia lebih tua, yakni 42 tahun.
Dalam perjalanan asmara keduanya, pelaku terdesak kebutuhan ekonomi dan tidak memiliki uang. Akhirnya, Nova bersama temannya bernama Rahman merencanakan untuk merampas harta korban.
Lalu Minggu (21/8/2022), korban janjian untuk bertemu dengan pacarnya, Nova, untuk jalan-jalan. Lalu menggunakan mobil korban, pelaku mengajak Rahman jalan menuju Kedonganan-Jimbaran untuk makan-makan.
"Usai makan, mereka hendak pulang. Dan posisinya pelaku NSP (Nova) yang mengendarai mobi, korban di sampingnya, dan pelaku RA duduk di belakang," kata AKBP Endang Tri Prwanto, Kasubdit 3 Direskrimum Polda Bali saat konferensi pers di Polda Bali.
Namun, jauh sebelum makan malam bersama itu, ternyata pelaku Nova dan Rahman sudah merencanakan aksi perampokan. Bahkan Rahman sendiri yang bekerja sebagai pekerja di kebun kelapa sawit di Malaysia terbang dari Malaysia ke Bali satu bulan sebelumnya demi rencana perampokan ini. Selama sebulan di Bali, RA tinggal di kosan di Gianyar.
"Jadi mereka sudah berencana sejak awal," bebernya.
Singkat cerita, usai makan malam mereka hendak pulang. Tiba-tiba di tengah perjalanan, keduanya telah merencanakan eksekusi. Pelaku Rahman langsung mencekik korban dari arah belakang selama di dalam mobil. Dia juga dicekik pakai tali tas.
Korban sempat berontak, namun tersangka RA langsung menghantam kepala korban menggunakan lututnya.
"Jadi korban dieksekusi di dalam mobil.selam perjalanan. Korban dicekik," bebernya. Lalu di hutan hutan Klatakan, jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumber Sari, desa Melaya, Jembrana, jasad korban dibuang ke selokan.
Pelaku Nova yang bertugas mengendarai mobil disuruh berhenti oleh RA. Lalu pelaku RA bertugas membopong tubuh korban keluar mobil dan melemparnya ke got.
Hingga akhirnya jasadnya ditemukan pada Minggu (23/8/2022). Setelah temuan jasad korban, polisi langsung melakukan penyelidikan.
Dua pria dan mobil korban sempat terlihat menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk. Kemudian menjual mobil itu seharga Rp25 juta di Boyolali, Jateng.
Pada Sabtu (27/8/2022) pelaku Nova dan Rahman ditangkap di Lampung. "Motif pembunuhan ini masalah ekonomi," tandas AKBP Endang Tri Purwanto. Dalam penangkapan itu, kedua pelaku berupaya kabur dan melarikan diri. Sehingga polisi menembak kaki keduanya. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung