Suara Denpasar - Komisi Kode Etik Polri (KKEP) telah menjalankan sidang terkait Obstraction Of Justice terhadap anak buah Ferdy Sambo di divisi Propam.
Petugas polisi yang pertama dibawa ke meja peradilan sidang etik adalah PS Kasubbag Audit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Chuck Putranto.
Chuck Putranto diduga terlibat dalam upaya mengjalang-halangi penyelidikan kasus terbunuhnya Brigdir J.
Kompol Chuck Putranto turut terseret dalam pusaran kasus ini bersama para perwira menengah lainnya di tubuh Polri.
Kompol Chuck Putranto menjadi perwira pertama yang kasusnya disidang dalam kasus ini.
Bersama dia ada empat perwira lainnya yang diduga terlibat dalam upaya menghalang-halangi penyelidikan kasus Brigadir J yang tewas di tangan Ferdy Sambo cs ini.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sidang terhadap Kompol Chuck Putranto sudah dilangsungkan pada Kamis (1/9/2022) kemarin.
"Ya, sidang Komisi Kode Etik Polri terhadap Kompol CP) sudah dilaksanakan," tutur Dedi dalam siaran persnya, dilansir dari PMJ Jumat (2/9/2022).
Untuk keputusan hasil sidang KKEP berkenaan pemecatan Kompol Chuck atau tidak, bakal diinfokan pada Jumat hari ini oleh Polri.
Nasib dia apakah akan dipecat atau tidak menunggu keputusan hari ini.
"Untuk hasilnya besok (hari ini) diinfokan karena menunggu Propam," ujarnya. ***
Berita Terkait
-
5 Berita Populer Ferdy Sambo, Ditolak Hotman Paris hingga Daftar 5 Polisi Tersangka Obstruction of Justice
-
Kepercayaan Publik Sempat Anjlok hanya 28 Persen Gara-gara Ferdy Sambo, Kini Mahfud MD Bilang Ini
-
Berkas Pemeriksaan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo cs Ditolak, Kejagung Kembalikan ke Penyidik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan