Brigjen Tri Utoyo lahir pada 27 Maret 1953. Konon, dari buku Ernesto Saiser: From Zero to Hero, Kesaksian Perjuangan Hidup Mati Karier Seorang Perwira Polisi, Tri Utoyo berdarah Madura Jember.
Ternyata Ernesto Saiser, adalah menantu dari Tri Utoyo. Anak sulung Tri Utoyo, Febie Putri Wijaya diambil sebagai istri oleh Ernesto Saiser. Sekadar diketahui, Ernesto Saiser saat ini berpangkat AKPB. Ya, dia AKBP Ernesto Saiser, mantan Kapolres Tapin di Kalimantan Selatan, dan Kasat Reskrim Polres Sidoarjo.
Menantu, Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser
Dari putusan Pengadilan Agama Jaksel 2019, juga terungkap bahwa Tri Utoyo menikah dengan Connie Madika, gadis asal Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Connie jauh lebih muda dari Tri Utoyo. Selisihnya 10 tahun. Keduanya menikah di Wamena pada 5 April 1982. Diduga, Tri Utoyo pernah bertugas Papua.
Dari pernikahannya ini, dia dikaruniai empat anak. Anak pertama bernama Febie Putri Wijaya lahir tahun 1982 di Wamena, disusul Chuck Putranto yang lahir di Toraja pada 1984, Kemudian anak ketiga, Bayu Putra Samara lahir di Jayapura pada 1986. Chuck dan Bayu mengikuti jejaknya sebagai polisi. Saat ini pangkat keduanya Kompol. Bayu saat ini menjabat sebagai Ps Kasubdit 3/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara.
Anak keempatnya masih sangat muda bernama Mario Antoni. Baru berusia 20 tahun, karena lahir tahun 2002 di Medan. Tidak diketahui apakah Mario Antoni juga mengikuti jejaknya menjadi polisi atau tidak. Hanya disebut sebagai pelajar/ mahasiswa.
Dalam hal karier kepolisian, belum diketahui Brigjen Tri Utoyo dari Akpol angkatan berapa. Namun, dia pernah tercatat pernah menjadi Karo Pers Polda Sumatera Utara sampai 2008, dengan pangkat saat itu Kombes.
Kemudian dia diangkat dalam jabatan baru sebagai Irbid Jemen SDM II Itwil II Itwasum Polri sampai 2009, masih Kombes. Kemudian mendapat jabatan baru Pamen Mabes Polri, dan diarahkan sebagai Karo Jakstransas Settama, juga masih Kombes. Pada 2010, Tri Utoyo sudah Brigjen. Brigjen Tri Utoyo menurut sebuah berita dia menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Sekretariat Utama Badan Narkotika Nasional (BNN). Saat itu, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN RI adalah Komjen Pol Gories Mere.
Tidak diketahui kapan Brigjen Tri Utoyo pensiun. Namun dari putusan Pengadilan Agama Jaksel, diketahui jenderal yang tinggal di Kelurahan Pengadengan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, itu meninggal dunia pada tanggal 27 Oktober 2018 di rumah sakit karena sakit.
Berikut biodata singkat Brigjen Tri Utoyo:
Nama: Tri Utoyo
Asal: Jember
Tanggal Lahir: 27 Maret 1953
Tanggal Meninggal: 27 Oktober 2018
Ayah: Sardjo (Purnawirawan Polri)
Ibu: Sumarti
Agama: Islam
Pangkat terakhir: Brigjen Pol
Istri: Connie Madika (asal Toraja)
Anak: 4
Pendidikan Umum:
- SDN Jember (1966)
- SMPN Rambipuji (1969)
- SMA Kartika Jember (1972)
Pendidikan Kepolisian:
- AKABRI Bagian Umum dan Darat di Magelang (1973)
- AKABRI Bagian Kepolisian di Sukabumi (1976)
- PTIK di Jakarta (1986-1988)
- Pendidikan Kejuruan Perwira Sabhara di Jakarta (1979-1980)
- Pendidikan Kejuruan PA Bimaspol di Porong (1983-1984)
Karier Kepolisian:
- Kasi Reserse Ekonomi Polres Paniai, Papua (1977-1978)
- Komandan Sektor Moena Mani Polres Paniai (1978-1979)
- Kasi Operasi Paniai (1979-1980)
- Kasi Intern Pampol Polrres Jayawijaya (1982-1983)
- Kabag Pusdokal Ops Polrs Fakfak (1983)
- Kanit Sat Bimmas Polda Irian Jaya (1983-1984)
- Kapol Pos Khusus Tembagapura Polda Irian Jaya (1984-1985)
- Kasubag Ren Ditbimmmas Polda Irian Jaya (1985)
- Karo Pers Polda Sumatera Utara ( ….- 2008)
- Irbid Jemen SDM II Itwil II Itwasum Polri (2008-2009)
- Pamen Mabes Polri (2009)
- Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Sekretariat Utama Badan Narkotika Nasional atau BNN (2010).
Demikian sosok, termasuk profil dan biodata singkat Brigjen Tri Utoyo, ayah dari Kompol Chuck Putranto. Semoga bisa menambah wawasan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026